Hukum, Kriminal Dan Militer

Komplotan Pengedar Sabu-Sabu di Kota Pekalongan Dibekuk

PEKALONGAN, detakjateng.com – Satuan Narkoba Polres Pekalongan Kota meringkus pengedar sabu-sabu di dua lokasi masing-masing di Jalan Slamet dan Jalan Kurinci Kelurahan BendanKergon Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan.

Pengungkapan jaringan pengedar sabu-sabu di Kota Pekalongan tersebut, berawal dari penangkapan pelaku berinisial M (43) di Jl. Slamet Kel. Bendan Kergon Kec. Pekalongan Barat Kota Pekalongan.

Dari penangkapan M (43), polisi menyita barang bukti 0,33 gram sabu yang ditemukan di saku celana yang dikenakan tersangka.

Kapolres Pekalongan Kota Polda Jateng AKBP Egy Andrian Suez mengatakan, dari keterangan tersangka M (43), dia mendapatkan sabu-sabu tersebut dari ISP (27).

Begitu polisi mendapatkan nama pengedar sabu tersebut masih berada di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota, personel Satuan Narkoba Polres Pekalongan Kota Polda Jateng langsung melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan personel Satuan Narkoba Polres Pekalongan Kota Polda Jateng membuahkan hasil dan mengamankan pelaku berinisial ISP (27) sedang bertransaksi dengan pelaku berinisial FN (37) di Jl. Kurinci Kel. BendanKergon Kec. Pekalongan Barat Kota Pekalongan.

Dari penangkapan ISP (27), Polisi menyita 5 Paket sabu dalam plastik klip berat bruto 1,26Gram, 1 Buah Timbangan digital merk Acis, 1 Alat Bong (hisap), 1 Pak sedotan warna putih, 1 Bungkus Plastik Klip Kecil, Uang Tunai tiga ratus lima puluh ribu rupiah, 1 Botol bening dan 1 Buah Tas Hitam.

Lebih lanjut, dari penangkapan FN (37) Polisi menyita 4 Paket Besar dalam plastik klip berat bruto 20 Gram 1 (Satu) bong alat hisab, 4 Paket Sabu masing masing 1 Gram, 3 Paket Sabu masing masing, 5 Paket Kecil Sabu, 1 Bungkus plastik klip, 1 Alat Bong/hisap, 1 Buah Timbangan merk digitec hitam, 1 Buah Tas Hitam, 1 Bungkus sedotan warna putih, 1 Bungkus Plastik Klip Besar dan 1 Bungkus Plastik Klip Kecil.

Terhadap pelaku M (43) dan ISP (27) dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukumanya dipidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Untuk pelaku FN (37) dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukumanya dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga). (*/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen + four =

Back to top button