Berita UtamaHukum, Kriminal Dan Militer

Pekerja Batu Bata Tewas Tertimbun Longsor

BLORA, detakjateng.com- Seorang pekerja pembuatan batu bata tewas usai tertimbun longsoran tebing setinggi 5 meter. Korban tertimbun saat hendak mengambil tanah yang digunakan sebagai bahan pembuatan batu bata. Korban diketahui bernama Suparno (50) warga Dusun Sendangmulyo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora. 

Kapolsek Ngawen, Iptu Sunarto mengatakan peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 05.00 wib. Korban yang saat itu sedang mencangkul tanah, tiba-tiba tebing yang berada di atasnya longsor dan langsung menimpanya. Korban tewas seketika di lokasi. “Sekira pukul 04.30 WIB korban  berangkat sendirian menuju lokasi kerja pengambilan tanah  untuk pembuatan batu bata. Sekitar 30 menit korban mencangkul tanah untuk pembuatan batu bata tiba-tiba tebing setinggi lima meter longsor dan menimpa korban. Karena korban sendirian sehingga tidak ada yang mengetahui dan akhirnya jiwanya tidak tertolong lalu korban langsung meninggal dunia,” kata Kapolsek kepada wartawan, Rabu (19/8). 

Atas kejadian itu, aparat kepolisian langsung menuju ke lokasi untuk melakukan identifikasi. Dari kesaksian salah satu saksi Sujiman (50)  jika dirinya sempat curiga dengan adanya reruntuhan tanah tempat korban mengambil tanah. Setelah digali bersama anak korban, korban sudah ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan tanah. 

“Saksi melihat alat kerja korban, cuma pada saat itu tidak menemukan korban. Curiga adanya longsoran tanah saksi selanjutnya  pulang dan bertanya kepada keluarga korban. Setelah ada jawaban kalau korban berangkat kerja, saksi langsung mengajak anaknya untuk ngecek lokasi runtuhan tanah dengan cara di cangkul.  Kemudian saksi dan anaknya melihat korban sudah tertimbun tanah dalam keadaan meninggal dunia,” papar Kapolsek.

 Dari hasil otopsi diketahui korban murni meninggal dunia karena kecelakaan kerja dan tidak ada unsur kesengajaan.”Korban setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis selanjutnya  diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Sunarto (Ramananda/AN). 

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 3 =

Back to top button