Berita UtamaPeristiwa

Sisihkan Gajinya, Polisi di Sragen Ini Bantu Warga yang Kesulitan Air Bersih

SRAGEN, detakjateng – Bencana kekeringan yang melanda wilayah utara Kabupaten Sragen turut menggugah keprihatinan banyak pihak. Termasuk seorang polisi muda Polres Sragen, Bripda Muchamad Roso Sejati (23) yang diam-diam suka blusukan ke daerah-daerah terpencil untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen setidaknya ada 7 kecamatan di Kabupaten Sragen yang terdampak kekeringan pada tahun 2020. Antara lain, Kecamatan Miri, Gesi, Sukodono, Jenar, Sumberlawang, Mondokan dan Kecamatan Tangen.

Sebagai anggota polisi yang melayani dan mengayomi masyarakat, Bripda Muchamad Roso atau Roso yang memiliki jiwa sosial tinggi ini pun tergerak hatinya untuk membantu masyarakat Sragen yang mengalami krisis air bersih di tengah musim kemarau.

Kepada detakjateng, Bripda Roso yang juga anggota Satlantas Polres Sragen mengatakan sudah mengirim bantuan air bersih sebanyak 6 tangki di tiga Kecamatan terdampak kekeringan di Sragen, diantaranya Kecamatan Mondokan, Miri dan Tangen.

Roso mengaku membeli air bersih untuk bantuan tersebut dari uang pribadinya yakni gaji sebagai anggota polisi.

“Alhamdulillah semoga air ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, ya kalau kegiatan sosial ke masyarakat setiap bulan, biasanya bingkisan sembako tapi kali ini saya alihkan ke air bersih karena saat ini musim kemarau sebagian masyarakat mengalami kesulitan air,” kata Roso pada saat dropping air bersih di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Jumat (23/10/2020).

Rencana, bulan depan (November) dirinya juga akan memberikan bantuan air bersih di Kecamatan Jenar.

“InsyaAllah bulan depan, lanjut untuk saudara kita di Kecamatan Jenar. Tapi ini masih proses survey lokasi yang betul-betul kekurangan air bersih di Jenar di desa apa belum tahu,” lanjutnya.

Kepedulian terhadap masyarakat kecil, polisi muda Polres Sragen ini rupanya termotivasi dari pernyataan Asisten SDM Kapolri Brigjen Pol Drs Sutrisno Yudi Hermawan

“Mumpung dadi polisi tulungen wong sak akeh-akehe. Muga-muga Gusti Allah tulung awakmu lan keluargamu,” katanya menirukan motivasi seniornya itu.

Tidak hanya itu pesan pribadi dari orang tua untuk membantu orang miskin juga disampaikan oleh almarhum kakek Bripda Muchamad Roso untuk peduli dan menolong orang kecil.

“Pesan Simbah, apa wae pegaweane nek dilakoni kanthi ikhlas insyaAllah berkah, ltu pesan alm Mbah Kakung sama Mbah Putri seperti itu sejak belum jadi polisi sampai jadi polisi pesen simbah ya itu,” tandasnya. (Miyos Niti Swara/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × two =

Back to top button