Berita UtamaPeristiwa

Kesal, Warga Grobogan Tega Habisi Nyawa Tetangganya Sendiri

GROBOGAN, detakjateng  – Kasus pembunuhan terjadi di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan, senin (26/10). Pelaku ialah Ahmad Rifai (27) melakukan pembunuhan terhadap Kamijan (60) yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Kejadian bermula saat pelaku baru saja pulang dari sawah yang kemudian melihat dua kakaknya sedang beradu mulut dengan korban. Pelaku yang sejak beberapa tahun sudah tidak cocok dengan korban ikut tersulut emosinya. Pelaku kemudian mengambil potongan bambu untuk menyerang korban.

Melihat pelaku membawa bambu, korbanpun lari dan berusaha menyelamatkan diri dengan masuk kedalam rumahnya. Namun pelaku tetap tak berhenti mengejar korban sampai-sampai mendobrak pintu samping rumah korban.

Melihat pintu rumahnya jebol, korban kemudian lari ke dapur. Pelaku yang kalap terus mengejar sampai akhirnya korban tak bisa kemana-mana lagi. Korban dipukul sebanyak 3 kali dibagian kepala dengan menggunakan potongan bambu hingga akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Menurut keterangan istri korban Supriyati, ketidakcocokan korban dengan pelaku sudah berlangsung cukup lama, sekitar 4 tahun lalu, sebelumnya korban juga pernah dianiaya oleh pelaku.

“Sudah lama memang keluarga kami tidak akur dan sering ada cek-cok. Sekitar 4 tahun itu dan suami saya dulu pernah juga dianiaya,” ungkap Supriyati.

Kapolsek Tawangharjo AKP Toni Basuki membenarkan kejadian tersebut, usai mendapatkan laporan, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian dan langsung menangkap pelaku yang menyerahkan diri.

“Benar telah terjadi pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap tetangganya sendiri. Untuk pelaku langsung menyerahkan diri, sementara jenazah korban kita bawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum,” jelas Kapolsek Tawangharjo.

Sementara itu pelaku langsung dibawa ke Polsek Tawangharjo dan selanjutnya dipindah ke ruang tahanan Mapolres Grobogan. Sejumlah barang bukti juga ikut diamankan diantaranya potongan bambu yang digunakan untuk memukul korban, pakaian korban dan pelaku. (Sigit Putranto/Pt)

Show More

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button