Berita UtamaHukum, Kriminal Dan Militer

Pasutri di Wonogiri Ditemukan Meninggal Bersamaan, Diduga Sakit

WONOGIRI,detakjateng-Pasangan suami istri (Pasutri), Sutarno  (64) dan Supiah (62), warga Lingkungan Tirtomoyo RT 03 RW 10, Kelurahan dan Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, ditemukan meninggal dunia bersamaan di dalam rumahnya.

Peristiwa tersebut kali pertama diketahui Yati (40) warga  Pucungan RT 01 RW 04 Desa Sidorejo Kecamatan Tirtomoyo, Sabtu (14/11/2020).

‘’Benar, ada warga kami yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya. Tadi petugas medis bersama pihak kepolisian sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan,’’ papar Camat Tirtomoyo Dwi Martanto Yunarso.

Dijelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika Yati datang ke rumah korban dengan maksud akan menanyakan, kepada Supiah, apakah maeu berangkat ke pasar atau tidak. Sebab, Supiah yang sehari-harinya berdagang ke pasar, sudah empat hari ini tidak berjualan.

‘’Sesampai rumah korban, Yati memanggil manggil korban, tapi tidak ada jawaban. Lalu Yati masuk ke dalam rumah. Pintu gerbang dan pintu utama ruang tamu sudah terbuka. Sedangkan televisi maupun lampu masih menyala,’’ tutur Dwi.

Karena tak kunjung ada jawaban, Yati yang sudah akrab dengan keluarga korban langsung masuk ke kamar  dan mendapati pasangan suami istri tersebut sama-sama  tidak bernyawa, terbaring di atas tempat tidur dalam posisi tidur berdampingan posisi kepala ke arah timur.

Seketika itu juga Yati  berteriak dan selanjutnya memberitahukan kejadian tersebut ke tetangga sekitar rumah korban. Selanjutnya di laporkan ke Polsek Tirtomoyo.

Terpisah, Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui kasubag Humas Polres Wonogiri menuturkan, menurut informasi yang berhasil dihimpun Polsek Tirtomoyo, sudah lebih dari satu tahun Sutarno  mengalami Stroke dan tiduran di atas ranjang tidak bisa ke mana-mana dan untuk Supiah sudah empat hari tidak jualan di pasar karena mengalami sakit masuk angin.

‘’Dalam pemeriksaan di lokasi kejadian, di tubuh korban tidak ditemukan bekas penganiayaan dan tidak ada benda yang mencurigakan. Karena pihak keluarga sudah menerima atas kematian korban, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,’’ tutup Suwondo. (edi-Tie)

Show More

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button