Ekonomi

Kepala BKPM: Kawasan Industri Terpadu Batang Jadi Bagian Proyek Strategis Nasional

BATANG, detakjateng – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Balil Lahadalia memastikan surat keputusan presiden terkait Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang segera keluar. Ia menyatakan status KIT Batang sebagai proyek Strategis Nasional (PSN) sudah disetujui.

“Sudah hampir rampung, cuma tinggal masalah administrasi saja. Kita tunggu salinannya,” katanya saat meninjau KIT Batang, Sabtu (17/10/2020) petang.

Ia mengatakan progres pembangunan KIT cukup bagus, namun di beberapa hal masih ada kekurangan. Bahlil meminta pihak kontraktor menambah pekerja untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur.

Bahlil berujar sudah ada tiga hingga empat investor yang siap masuk KIT Batang. Investor itu berasal dari China, Korea dan dalam negeri.

Pada tahap pertama, pihaknya akan membangun hilirisasi industri nikel jadi baterai. Lalu, ada pembangunan pabrik kaca yang berorientasi pada ekspor.

“Soal tenaga kerja ada komitmen BKPM agar pakai tenaga lokal. Saya minta sub kontraktor jangan ambil dari Jakarta. Harus dari sini (Jateng), lebih paten lagi dari Batang,” katanya.

Project Manager KIT Batang, Tri Mulyono mengatakan siap menjalankan perintah pemerintah pusat. Pihaknya bakal menambah tenaga kerja.

Ia mengatakan saat ini progres pembangunan zona I seluas 1.500 hektate di kisaran 10 persen. Mulai minggu depan pihaknya juga akan mulai menggarap zona 2. (Indra Priyo/Pt)

Show More

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button