Kesehatan

Pasca Terbakar, Pembangunan Ruang Jenazah RSUD Salatiga Dialokasikan Rp 2,6 Miliar

SAKATIGA, detakjateng. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salatiga memprioritaskan pembangunan kembali kamar jenazah atau IPJ yang terbakar akhir tahun 2019 lalu.

Direktur RSUD Salatiga, dr Sri Eko Pamudji MKes mengatakan pembangunan ruang jenazah RSUD dialokasikan kurang lebih Rp 2,6 Miliar. “Pembangunan IPJ menjadi prioritas kita dan akan diusulkan dalam APBD Perubahan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” kata dr Pamudji kepada wartawan, Sabtu (31/10).

Sebelumnya, pembahasan telah dilakukan baik ditingkat internal maupun bersama DPRD Kota Salatiga. “Kesempatan ini kami ambil setelah adanya pembahasan bersama dengan unit lain di management RSUD Salatiga,” ujarnya.

Pamudji, mengungkapkan, kerugian terbesar akibat kebakaran ini adalah peralatan yang tidak bisa lagi digunakan. Diantaranya, freezer jenazah, peralatan, dan bangunan rusak.

Sementara, Wakil Ketua Sementara DPRD Salatiga, Saiful Mas’ud mengatakan dari pembahasan anggaran antara dewan dengan RSUD dan Dinas Kesehatan Kota (DKK) disepakati pembangunan IPJ atau ruang jenazah RSUD dialokasikan kurang lebih Rp 2,6 Miliar. 

“Sudah ada kesepakatan anggaran untuk pembangunan ruang jenazah yang terbakar lalu dengan anggaran kurang lebih 2,6 miliar,” tandas Saiful Mas’ud. (Cattleya/Pt)

Show More

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button