Pemerintahan

Pemkot Magelang Berikan Bantuan Sarana Pencegahan Covid-19 Kepada Awak Angkutan Umum

MAGELANG, detakjateng.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang memberikan bantuan barang pendukung sarana usaha transportasi skala kecil bagi warga yang bekerja di bidang transportasi umum berbasis motor atau non-motor di Kota Magelang.

Bantuan ini merupakan upaya pemulihan ekonomi di sektor transportasi umum yang turut terdampak pandemi Covid-19. Setidaknya ada 240 penerima bantuan, baik dari sopir kendaraan bermotor maupun penarik becak.

Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito kepada perwakilan penerima di Pendopo Pengabdian, Rabu (14/10/2020).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, Chandra Wijatmika Adi mengatakan, bantuan yang bersumber dari Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) ini penting dalam rangka pemulihan ekonomi di sektor angkutan umum. Sebab masa pandemi Covid-19 turut memukul kehidupan sektor transportasi.

“Moda transportasi darat di Kota Magelang ikut terdampak baik bermotor maupun non-motor. Salah satunya karena kebijakan jaga jarak yang mengakibatkan jumlah penumpang merosot,” terang Candra.

Candra menyebutkan, bantuan terdiri dari Alat Pelindung Diri (APD) handsanitizer, desinfektan, alat semprot, sekat kabin angkot, dan mini kontainer untuk tempat pembayaran pada angkutan umum bermotor. Total bantuan di kelompok ini senilai Rp 109.330.000.

Berikutnya berupa perawatan kendaraan dengan total senilai Rp 154.570.000. Terdiri dari biaya tune up, oli filter, dan kampas rem. Adapun untuk kendaraan non-bermotor alias becak senilai total Rp 47.400.000.

Khusus untuk kendaraan AKAP, dibantu berupa bahan bakar minyak (BBM) dan penggantian oli senilai total Rp 275 juta. Selain bantuan tersebut, setiap kendaraan pun dibantu uang cash sebanyak Rp 1.432.000 per kendaraan jenis angkot dan angkutan perbatasan serta Rp 300.000 per becak.

Dengan adanya bantuan yang banyak ini, Chandra berharap dapat meningkatkan kembali ekonomi di sektor transportasi yang terdampak. Sekaligus pola pergerakan transportasi umum bergerak baik ke depannya.

“Sehingga, dampak negatif dapat lebih ditekan. Dengan adanya bantuan ini, saya harap produktivitas masyarakat juga meningkat lagi. Gunakan sebaik-baiknya bantuan ini untuk pemulihan ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito menegaskan, bantuan untuk transportasi umum baik bermotor maupun non-motor ini sebagai bentuk perhatian pemerintah. Sektor transportasi tak bisa dipandang sebelah mata, karena keberadaannya penting untuk mobilisasi warga.

“Manfaatkan betul dana insentif dari pemerintah ini. Awak angkutan harus tetap eksis. Tetap tawakal jalani usaha sambil selalu sabar dengan kondisi ini. Kita sama-sama berdoa agar pandemi ini segera berakhir,” ungkapnya. (Watie/Pt)

Show More

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button