Politik

Pendaftar KPPS dan PTPS Pilkada di Blora Sepi Peminat

BLORA, detakjateng – Pendaftaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Pengawas Tempat pemungutan Suara (PTPS) sepi peminat. Diduga adanya kewajiban rapid test menjadi alasannya. Seperti diketahui, seluruh calon anggota KPPS maupun PTPS wajib mengikuti rapid test sebagai syarat pendaftaran. Jika dalam rapid itu reaktif maka calon tersebut tidak bisa diterima. 

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blora M. Syaiful Amri mengatakan, sampai akhir masa pendaftaran pada Selasa (13/10) masih ada tujuh kecamatan belum terpenuhi.”Untuk yang belum terpenuhi, kita lakukan perpanjangan pendaftaran mulai 14-18 Oktober,” jelas Amri, Jumat (16/10).  

Adapun kecamatan yang dilakukan perpanjangan adalah, Blora ada 10 desa di 14 TPS, Kecamatan Tunjungan, 2 desa 5 TPS. Kecamatan Todanan 1 desa 2 TPS. Kecamatan Sambong, 1 desa 5 TPS. Kecamatan Jepon : 3 desa 30 TPS. Kecamatan Banjarejo : 6 desa 14 TPS.  : 1 desa 5TPS. Kecamatan Jiken 3 desa 25 TPS.

” Selama masa perpanjangan, pendaftar semakin bertambah, kemarin Kecamatan Todanan, Sambong dan Kedungtuban sudah terpenuhi.  Lalu Kecamatan Tunjungan tinggal satu desa, Blora tiga desa,’’ ungkapnya Pada Pilkada 2020 tahun ini KPU Blora membutuhkan 7 orang tiap TPS degan jumlah 2.198 TPS. Ditambah 2 orang petugas ketertiban di 2.198 TPS. 
(Ramananda/AN) 

Show More

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button