Politik

Ada Gugatan Di MK, Pelantikan Bupati Rembang Terpilih Diperkirakan Molor

REMBANG, detakjateng – Pelantikan Bupati dan Wabup pemenang Pilkada 9 Desember 2020, kemungkinan besar mundur. Ini lantaran, ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilayangkan Paslon No 1, H Harno- H Bayu Andriyanto. 


Dan saat ini proses persidangan baru akan memasuki tahap tanggapan dari termohon yakni KPU Rembang, Bawaslu dan pihak terkait yaitu Paslon No 2 H Abdul Hafidz yang rencananya akan digelar, Selasa (2/2/2021).


Bupati Rembang yang juga calon Bupati dalam Pilkada 2020, Abdul Hafidz menanggapi santai adanya gugatan hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK), meski dia tahu bahwa hal itu mengakibatkan pelantikannya dengan Cawabup terpilih, Hanies Cholil Barro’ menjadi tertunda.


Abdul Hafidz menegaskan, ditunda hitungan bulan atau tahun, baginya tidak masalah. Ia beralasan, jabatan bukan untuk gagah-gagahan, tetapi sebagai sarana pengabdian. Begitu pula kekuasaan, menurutnya bukan untuk menguasai, tapi semata-mata demi melindungi dan mengayomi masyarakat.


“Mau ditunda satu bulan, dua bulan, 1atau bahkan satu tahun, tidak masalah. Jabatan bukan untuk gagah-gagahan, jabatan ini untuk pengabdian, “ tandas Hafidz, saat fi konfirmasi media ini.


Hafidz mengungkapkan, sejak awal mencalonkan diri menjadi Bupati sudah menata hati dan niat, sehingga ketika tidak terpilih pun, jangan sampai diselimuti emosi.
Nawaitu nya yang ditoto. Kalau nggak saya toto, ya pasti emosi. Menurut pemahaman saya, itu nggak benar, nggak bagus, “ imbuh Hafidz.


Disinggung pasangan calon lawannya dalam Pilkada, Harno dan Bayu Andriyanto mengajukan permohonan gugatan MK, Hafidz menyerahkan sepenuhnya pada MK. Ia menimpali Hafidz – Hanies kapasitasnya sebagai pihak terkait, sehingga tetap menyiapkan jawaban yang akan dibacakan pada sidang kedua di MK, Selasa, 2/2/202, pekan depan.


“Dingin saja mas, itu sudah wilayahnya MK. Kami hanya menyiapkan jawaban selaku pihak terkait. Insyaallah Selasa kami sampaikan ke MK, “ terangnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Rembang, Nur Purnomo Mukdi Widodo ketika dikonfirmasi (29/1/2021) menyatakan, masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Rembang saat ini, Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto selesai pada Rabu, 17/2/2021.
DPRD Rembang pada Senin lusa (1/2/2021), dijadwalkan menggelar sidang paripurna usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati. Ini untuk mengantisipasi jika sampai pada 17 Februari 2021 belum ada putusan dari MK Pemkab dalam hal ini PJ Sekda akan mengusulkan Penjabat (PJ) Bupati Rembang kepada Gubernur Jawa Tengah.

“Ini guna memastikan setelah tanggal 17 Februari nanti, tidak ada kekosongan kepemimpinan di Kabupaten Rembang, “ Nur Purnomo. (Daryono/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + 10 =

Back to top button