Hukum, Kriminal Dan Militer

Gagal Mencuri, Resedivis Ditangkap Polisi

KLATENdetakjateng.Gagal mencuri ditangkap polisi. Itu resiko NS (24) yang tinggal di Dompyongan Kecamatan Jogonalan Klaten dan kini mendekam di tahanan polisi. Tersangka yang juga residivis ini tertangkap basah saat  menyatroni sebuah toko ritel di Geneng Kecamatan Prambanan Klaten.

“Tersangka dijerat Pasal 363 ayat  (1) ke 4 dan 5 KUHP Jo Pasal 53 KUHP, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Kenapa ancaman percobaan bisa kami tahan, karena didapat informasi dari tersangka pernah melakukan pembunuhan”, kata Kapolsek Prambanan  Polres Klaten AKP Soeyono mewakili Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu dalam keterangannya, Jumat (29/1)

Kapolsek  AKP Soeyono didampingi Kasubag Humas Polres Klaten Iptu Nahrowi membeberkan, tindak pencurian NS berlangsung  pada 8 Januari dini hari pada saat toko masih tutup. Tersangka bersama rekannya yang masih dalam pengejaran berhasil memasuki bangunan toko ritel di Jl. Raya Yogya-Solo, Dk. Pradan, Rt. 02 Rw. 01,  Desa Geneng, Prambanan Kab. Klaten dengan cara merusak jendela dan teralis.  Kehadiran tersangka berhasil diketahui kepala toko lewat tangkapan layar CCTV yang terhubung dengan telepon selular. Saksi yang berada di rumah sendiri segera menghubungi karyawan di toko dan melapor ke Polsek Prambanan serta meluncur ke lokasi kejadian. Berkat kerjasama semua pihak akhirnya NS berhasil ditangkap.  Sementara rekan tersangka langsung kabur .

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku datang ke Klaten dari Pontianak sekitar enam bulan. Tersangka mengaku pernah menjalani hukuman di Pontianak tahun 2013 terkait kasus pembunuhan dan pada 19 Februari 2018 bebas bersyarat.

“Pengakuan tersangka inilah yang menjadikan dasar melakukan penahanan meski NS dijerat dengan pasal percobaan  363 KUHP”, jelas AKP Soeyono sembari menambahkan perbuatan tersangka merugikan  korban sekitar Rp  3.795.000. Kendati berhasil menangkap seorang pelaku, polisi masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lain yang kabur.NS Juga mengaku tindak pencurian kali ini merupakan yang kedua kali dan semuanya berujung pada kegagalan. (Bagus/an)  

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × four =

Back to top button