Hukum, Kriminal Dan Militer

Kenalan Lewat Medsos, Pemuda Setubuhi Gadis ABG

PURWOREJO, detakjateng,-Perkenalan lewat media sosial sering kali endingnya harus berurusan dengan pihak yang berwajib. Seperti yang dialami ZR (28) warga Sedayu, Loano. ZR harus nendekam di sel tahanan Polsek Kaligesing akibat perbuatanya mencabuli sebut saja Melati (16), seorang gadis warga Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo yang dikenalnya lewat media sosial fb dan menjalin hubungan pacaran.

Akibat perbuatan ZR, Melati harus kehilangan kegadisannya. Atas kejadian ini, orangtua Melati tidak terima anaknya telah disetubuhi, dan melaporkan pelaku ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ZR kini mendekam di sel tahanan Polsek Kaligesing, Purworejo.

Kapolres Purworejo melalui Kasatreskrim AKP Agil Widyas Sampurna, menjelaskan peristiwa yang dialami Bunga terjadi pada Jum’at (21/08/2020) dan Senin (24/08/2020) lalu di  obyek wisata Sigendol, Tlogoguwo, Kaligesing.

“Awal mula perkenalan mereka berdua sebelumnya berkenalan lewat FB, kemudian dilanjutkan dengan berpacaran. Kemudian mereka bertemu dan pergi ketempat wisata sigendol, disitulah awak mula pelaku mencabuli korban, hingga mengakibatkan alat kelamin korban sakit,” ungkap Agil, Selasa (19/01/21).

Lanjut Agil, karena korban mengeluh sakit kepada pelaku, kemudian pelaku melancarkan aksi modusnya dengan berdalih mau menyebuhkan sakitnya dan mengajak korban ke sebuah penginapan di daerah kaliurang Yogyakarta pada Jum’at (28/01/21), dan disitulah pelaku mensetubuhi korban.

“Sementara itu barang bukti, yang berhasil diamankan, antara lain, sepeda motor Yupiter MX nopol AA 5987 NL, STNK, jaket hitam kombinasi abu abu, HP merk XIOMI, sprei, buku tamu hotel dan pakaian korban.


MAtas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 82 ayat (1)  UURI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas UURI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Pelaku akan dikenakan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara, maksimal 5 tahun penjara,” pungkas Agil.(Mono/an)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − one =

Back to top button