Berita UtamaPeristiwa

Luapan Tanggul Sungai Lusi yang Jebol di Grobogan Genangi Permukiman dan Persawahan

GROBOGAN, detakjateng- Sampai hari ini, Minggu (31/1/2021), sejumlah wilayah yang terdampak luapan jebolnya Sungai Lusi di Grobogan masih tergenang air. Selain rumah, sejumlah perswahan juga tergenang banjir. Selain rumah warga, banjir juga mengancam ribuan hektar sawah yangs iap ditanami padi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan, Endang Sulistyoningsih mengatakan, luapan Sungai Lusi, menyebabkan  sebanyak 527 rumah di 9 Desa di 4 Kecamatan tergenang banjir.

Selain itu, air juga menggenangi satu sekolah yang saat ini sedang tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Kecamatan Tawangharjo 136 kepala keluarga (KK) terdampak.  Dimana di Desa Jono 11 KK sempat tergenang rumahnya, namun hari Minggu sudah surut,” kata Endang.

“Desa Mayahan 125 KK, terdampak. Sedang di Kecamatan Grobogan ada 82 KK dan 1 sekolah terdampak. Paling banyak di Kecamatan Purwodadi ada 304 KK terdampak “ urainya.

Di Kecamatan Purwodadi dampak banjir terbagi di empat Kelurahan yakni Kelurahan Purwodadi 159 KK, Kelurahan Kuripan 45 KK, Desa Karanganyar 50 KK dan Desa Kedungrejo 50 KK.

“Di Kecamatan Brati dampak banjir menggenang di 5 rumah milik warga di Desa Menduran,” tambahnya.  (Wahyu-tie)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 3 =

Back to top button