Berita UtamaPeristiwa

Tujuh Rumah Rawan Terdampak Longsor, 23 Jiwa Warga Tambi Mengungsi

WONOSOBO detakjateng- Lima rumah warga mengalami retak akibat bencana tanah longsor di Desa Tambi Kecamatan Kejajar, Wonosobo. Kerusakan sejumlah rumah tersebut merupakan perkembangan pasca tanah tebing setinggi kurang lebih 50 meter yang mengalami longsor, imbas meningkatnya intensitas hujan beberapa hari terakhir.

Babinsa Koramil 05/Kejajar Kodim 0707/Wonosobo, Serka Mugiyono dan Sertu Sri Wiratno mengaku terus memantau perkembangan tanah longsor di Desa Tambi tersebut. “Kejadian tanah longsor tebing setinggi kurang lebih 50 meter longsor berdampak terhadap lima rumah mengalami kerusakan,” ungkap Serka Mugiyono, Jumat (22/1/2021).

Dia menyampaikan dari peristiwa tersebut lima rumah mengalami kerusakan (retak), akan tetapi sebetulya ada tujuh rumah yang terancam terdampak longsor. Pihaknya mengimbau penghuni rumah sementara waktu mengungsi ke sanak saudara terdekat. “Sebab tujuh rumah tersebut sangat berdekatan dengan tebing tersebut,” jelasnya.

Dijelaskan warga yang mengungsi antara lain; Sukir (5 jiwa), Wahyu (4 jiwa),  Minah (1 jiwa), Khamid (4 jiwa), Wahyudin (3 jiwa),  Budi (3 jiwa) dan Solihin (3 jiwa).

Lebih lanjut disampaikan karena saat ini hujan masih sering turun, sehingga dimungkinkan bisa terjadi longsor susulan. Untuk itu kepada semua warga untuk saling mengingatkan, saling menjaga lingkungan sekitar.

Hal itu agar kerugian bisa diminimalisasi. Saat ini di sekitar longsor juga telah dipasang police line, dengan adanya pembatas ini warga diharapkan tidak menekati lokasi demi keamanan bersama. Kepala Desa Tambi, Wahyono mengimbau kepada semua warga untuk saling menjaga yaitu saling peka terhadap  tanda-tanda alam.

Kondisi wilayah Desa Tambi berada di daerah dengan kemiringan yang cukup tinggi, ditambah lagi banyak lembah, sehingga sangat mudah terjadi longsor.

Atas nama pemerintahan desa dan warga Tambi, pihak mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang begitu perhatian dalam menanggapi bencana ini.

“Ini membuat masyarakat semakin dekat dengan TNI, dan membuat masyarakat walau dalam kondisi rawan bencana karena Babinsa selalu hadir membuat nyaman,” ujarnya. (Muhammad Abdul Rohman-tie)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 2 =

Back to top button