Berita UtamaKesehatan

3 Pelanggar Prokes di Kebumrn Saat ‘Jateng di Rumah Saja’ Dinyatakan Reaktif

KEBUMEN, detakjateng – Sesuai arahan Pemprov Jateng, Gerakan Jateng di Rumah Saja mengharuskan banyak toko serta semua objek wisata di Kebumen tutup selama dua hari. Namun Operasi Yustisi yang dilakukan jajaran Polres Kebumen di wilayah Klirong berhasil menjaring 14 pelanggar protokol kesehatan dan 3 di antaranya dinyatakan reaktif.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto mengatakan, terhadap ke14 pelanggar tersebut pihaknya langsung memberikan sanksi berupa rapid test.

“Hasilnya, setelah kita lakukan rapid test, 3 orang dinyatakan reaktif. Sesuai kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, bagi yang reaktif kita serahkan ke Gugus Tugas Desa untuk disarankan karantina mandiri,” jelas Iptu Sugiyanto yang juga Kapolsek Klirong, Minggu (7/2/2021).

Kegiatan rapid test yang dilakukan kepada pelanggar merupakan kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kecamatan Klirong. Tujuannya agar warga senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan. Juga, diharapkan akan ada sosialisasi berantai kepada masyarakat yang telah menjalani rapid test, bahwa terjaring operasi yustisi tak selalu bisa diselesaikan hanya dengan menyanyikan lagu-lagu nasional.

“Setelah dilakukan uji rapid kepada warga yang tidak patuh protokol kesehatan, harapannya, ia akan bercerita kepada orang lain. Secara tidak langsung akan ada sosialisasi berantai dari kegiatan, dan masyarakat akan mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Polsek jajaran bersama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan di tiap-tiap wilayah juga gencar melakukan Operasi Yustisi serta pembagian masker.

Sanksi sosial hingga teguran tertulis juga tetap dilakukan kepada pelanggar agar lebih meningkatkan kepedulian menerapkan protokol kesehatan. (Farhan/TR).

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + seventeen =

Back to top button