Pojok Ngingu

Asdep Menkop UMKM Harap Purworejo Jadi Pilot Project Industri Penggemukan Domba


PURWOREJO, detakjateng-Program penggemukan domba yang dimotori oleh Koperasi Induk UMKM Indonesia (KOIN) Purworejo, mendapat dukungan dan perhatian dari berbagai pihak. Bahkan Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Kementrian Koperasi dan UMKM (Kemenkop UMKM), Haryanto yang berkunjung untuk meninjau kandang domba menyatakan bahwa, marwah koperasi harus dijaga dalam program ini.

“Karena kegiatan ini dalam bentuk wadah koperasi,  dari oleh dan untuk anggota. Jadi hak anggota harus diperhatikan dan terpenuhi. Mudah-mudahan penggemukan domba ini bisa meningkatkan taraf hidup anggota khususnya dan masyarakat Purworejo pada umumnya,” harap Haryanto saat meninjau kandang domba milik Jono di Desa Purwosari, Kecamatan Kutoarjo.

Pria asli Purworejo ini menambahkan, baru pertama kali melihat konsep penggemukan domba berbasis kemitraan. “Pengelola harus amanah sehingga bisa membawa kesejahteraan bagi anggota koperasi. Program Ngingu ini benar-benar bagus. Mengenai ekspansi, saya berharap buktikan dulu sukses dan bermanfaat di Kabupaten Purworejo, baru mengembangkan ke daerah lain,” harap Haryanto.

Ia  melanjutkan, jika program ini sukses, maka Ngingu di Kabupaten Purworejo bisa menjadi pilot project bagi daerah lain.
Lain lagi dengan Ketua Harian Komunitas Diaspora Purworejo, Thoyibudin Muhammad Qodri, ia menilai jika sistem bisa dijalankan dengan konsisten, hasilnya bisa bagus. “Usaha penggemukan domba ini jika sistem dilakukan dengan baik, dapat membantu meningjatkan ekonomi masyarakat,” kata Budi, panggilannya.

Dalam program Ngingu ini, semua bermanfaat, tidak hanya dagingnya yang bisa dikonsumsi. “Kotoran kambing pun bisa diolah menjadi pupuk organik. Nantinya penjualan pupuk ini bisa bersinergi dengan para petani lain, seperti petani porang yang ada di Kabupaten Purworejo,” tambah Budi.

Usaha pupuk organik ini tentunya memiliki prospek bagus mengingat saat ini pupuk kimia sedang langka. “Ekonomi sekarang bergerak dari bawah, dengan adanya pandemi banyak industri yang kesusahan. Dengan adanya usaha kecil dan menegah bisa membantu program pemerintah. Diaspora Purworejo sangat menyuport program ini, semoga berjalan dan sukses,” pungkasnya (NING/an)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 3 =

Back to top button