Wisata Dan Kuliner

Belum Diresmikan, Embung Sikembang Sudah Ramai Pengunjung

MAGELANG,,, detakjateng – Satu lagi obyek wisata yang kini viral. Adalah Embung Sikembang yang terletak di Desa Pagergunung Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Berada di lereng gunung Telomoyo, embung ini langsung mendapat tempat bagi para traveler.
Embungyang dijadikan destinasi wisata baru ini belum diresmikan. Namun pengunjung sudah berdatangan. Dari penghitungan karcis sementara, jumlah pengunjung mencapai 1500 orang sejak Sabtu (23/1/2021) lalu.


Embung yang dibangun pada pertengahan tahun 2020 ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Kolam raksasa ini dibangun diatas perbukitan,  sehingga ketika kita naik bisa melihat sekeliling. Bahkan dari sini kita juga bisa melihat gunung Andong.


Banyak pengunjung yang berdatangan sekedar untuk berswafoto dengan background Gunung Telomoyo maupun menikmati pemandangan alam berupa sawah dan perkebunan disekeliling embung.

Ketua Pokdarwis Desa Pagergunung, Ardi mengatakan,  bahwa fungsi utama pembangunan embung adalah untuk irigasi Desa Pagergunung dan Desa Seloprojo.  Embung ini bisa mengairi sawah di Desa Pagergunung, Desa Seloprojo, maupun yang ada di Kecamatan Ngablak.


” Kebetulan embungnya berada di tempat yang bagus, sehingga banyak wisatawan yang tertarik,” ujarnya Selasa (9/2/201).
 Ardi juga mengatakan, belum ada fasilitas di sekitar embung ini karena masih dalam proses pembangunan.Baru disediakan tempat sampah agar pengunjung tetap menjaga kebersihan. “Meskipun begitu, banyak pengunjung yang berdatangan,” imbuhnya.
Melihat potensi ini, tentu ia tidak menyia-nyiakan.  Ia bersama anggota Pokdarwis lainnya berencana memodifikasi area embung menjadi tempat wisata keluarga. Beberapa lahan sudah disiapkan untuk dibangun berbagai fasilitas dan wahana bermain.

“Sekarang memang belum ada fasilitasnya, tapi kami sudah berencana untuk membuat fasilitas dan wahana untuk wisata keluarga. Beberapa lahan sudah disiapkan untuk fasilitas seperti mini waterpark, taman sayur untuk edukasi pertanian anak-anak, trek APV, gazebo dan ada juga cafe,” imbuhnya.

Biaya masuk ke area embung saat ini tidak diberlakukan karena loket masuk belum disiapkan. Untuk memantau jumlah pengunjung yang masuk, pengelola menggunakan karcis dari pembayaran parkir pengunjung.

Bagi pengunjung yang menginginkan foto yang bagus dapat menggunakan jasa fotografer yang ada disana. Cukup dengan Rp 10.000 pengunjung bisa mendapat tiga file foto.

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 1 =

Back to top button