Berita UtamaKesehatan

Dukung ‘Jateng di Rumah Saja’, Pemkot Tegal Siapkan Bantuan Paket Sembako

TEGAL, detakjateng – Walikota H Dedy Yon Supriyono, S.E, M.M, menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mendukung kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ‘Jateng di Rumah Saja’ selama dua hari.

“Sebagai upaya mendukung pelaksanaan kebijakan yang akan berlangsung pada Sabtu (6/2/2021) dan Minggu (7/2/2021), Pemkot Tegal telah menyediakan paket sembako untuk masyarakat miskin yang terdaftar Jaring Pengaman Sosial dan masyarakat terdampak. Seperti PKL, para pedagang di tempat objek wisata, tukang parkir, petugas penyapu jalan dan lain sebagainya,” kata Walikota saat memimpin Rapat Koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkot Tegal, Kamis (4/2/2021) .

Hadir mendampingi Walikota, Wakil Walikota Muhamad Jumadi, S.T, M.M, Sekda Dr. Johardi, M.M, Asisten, Kepala OPD dan Camat se-Kota Tegal. Data Dinas Sosial Kota Tegal menyebut ada 27.450 paket sembako yang dibagikan dalam melaksanakan kebijakan Gubernur Jateng tersebut.

Gerakan ‘Jateng di Rumah Saja’ mendasari Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor: 443.5/0001933 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Jawa Tengah, semua Bupati/Walikota se-Jawa Tengah diminta untuk melaksanakan kebijakan tersebut.

Gerakan tersebut merupakan gerakan bersama seluruh komponen masyarakat di Jawa Tengah dalam rangka memutus transmisi dan menekan penyebaran Covid-19 dengan cara tinggal di rumah atau tempat tinggal dan tidak melakukan aktivitas di luar lingkungan rumah atau tempat tinggalnya.

Walikota mengatakan selain akan membagikan bantuan berupa paket sembako, rencananya Pemkot juga akan melakukan penutupan ruas-ruas akses jalan menuju Kota Tegal dan pemadaman Lampu Penerangan Jalan (LPJU) di Kota Tegal. Pemkot juga akan membuat posko untuk petugas pemantauan hingga di tingkat kelurahan.

“Saya tekankan, persiapan yang dilakukan harus lebih awal. Sehingga dalam pelaksanaanya nanti Kota Tegal, benar-benar sudah siap,” pinta Walikota.

Agar masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya memahami program tersebut selama dua hari mendatang, Pemkot Tegal akan melaksanakan sosialisasi secara masif, baik melalui baliho di beberapa titik, siaran radio dan penyebaran flyer/pamflet yang menginformasikan bahwa pada tanggal 6 dan 7 Februari 2021 mendatang masyarakat bukan hanya diliburkan namun tidak keluar rumah, kecuali untuk aktivitas unsur yang terkait dengan sektor esensial.

Walikota Tegal juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE). Surat Edaran dimaksud yakni SE No. 443/005 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Peningkatan Kegiatan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tahap II di Kota Tegal.

Adapun isi surat edaran tersebut sama dengan SE Gubernur Jawa Tengah No. 443.5/0001933 yang mengatur kebijakan ‘Jateng di Rumah Saja’, namun dikhususkan pelaksanaannya di Kota Tegal. Gerakan ini dilaksanakan secara serentak pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 6 dan 7 Februari 2021. (Eko S/TR).

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + sixteen =

Back to top button