Berita UtamaKesehatan

Kapolres Salatiga Imbau Jajarannya Waspada Bencana Alam Saat ‘Jateng di Rumah Saja’

SALATIGA, detakjateng – Selama dua hari penggalakkan ‘Jateng di Rumah Saja’, jajaran Polres Salatiga turut menekankan dan memperhatikan titik rawan bencana alam.

Hal ini menjadi penekanan Kapolres Salatiga AKBP Rahmat Hidayat kepada jajarannya saat melakukan patroli dan menjadi Pos PAM di Bundaran Taman Sari Salatiga, Sabtu (6/2/2021). AKBP Rahmat Hidayat mengungkapkan, kondisi alam yang akhir-akhir ini terbilang ekstrim memicu munculnya rawan banjir, longsor, pohon tumbang dan bencana lainnya

“Kami turut mengimbau jajaran agar juga memperhatikan kondisi alam. Kami juga mendapat arahan terkait curah hujan di wilayah Jateng sangat tinggi dan hari ini mulai pemberlakuan di rumah saja, agar para PJU dan kasatwil antisipasi daerah rawan banjir, longsor, pohon tumbang dan bencana lainya, di samping penertiban imbauan masyarakat giat di rumah saja,” papar Kapolres AKBP Rahmat Hidayat.

Ia juga meminta, agar diefektifkan dan ingatkan seluruh piket fungsi pengendali roops untuk laporan perkembangan wilayah setiap 2 jam sekali sampai di tingkat polsek. “Terkait adanya bencal dan giat di rumah saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Salatiga AKP Hari Slamet Trianto S.Sos menambahkan terkait kegiatan operasi yustisi di tengah gerakan yang diinisiasi Gubenur Jateng Ganjar Pranowo itu, Polres Salatiga mengerahkan ratusan personil termasuk lintas sektoral.

“Dalam operasi yustisi melibatkan personil gabungan dari unsur TNI Polri serta satuan instansi samping lainnya itu guna pelaksanaan pelaksanaan patroli skala besar saat berlakukannya “Dua Hari Dirumah Saja,” katanya.

Selain itu, guna menunjang kegiatan Polres Salatiga sengaja mendirikan satu Pos PAM di pusat kota. Operasi yustisi dengan melibatkan 100-an personil gabungan ditempatkan di sejumlah titik rawan berkumpulnya massa di tengah penggalakkan program ‘Jateng di Rumah Saja’ di wilayah hukum Polres Salatiga.

“Anggota gabungan tersebar di beberapa titik guna menghalau adanya massa berkumpul di tengah penggalakkan ‘Dua Hari di Rumah Saja’, di wilayah hukum Polres Salatiga,” lanjutnya.

Dalam operasi yustisi ini diakuinya petugas tidak melakukan penindakan. Pendekatan lebih diutamakan. (Cattleya/TR).

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + 17 =

Back to top button