Berita UtamaHukum, Kriminal Dan Militer

Kasus Pembunuhan di Rembang, Berkembang Dugaan Bermotif Perampokan

REMBANG, detakjateng– Hingga Sabtu (6/2/2021), pengungkapan kasus pembunuhan sekeluarga seniman Anom Subekti (70), istri, anak dan cucunya  di Desa Turusgede, Rembang Kota belum ada titik terang.

Segala upaya telah dilakukan jajaran Polres Rembang yang dibantu Direskrimum Polda Jateng, belum behasil menemukan barang bukti yang signifikan sebagai pintu pengungkapan yang mengarah pada motif dan pelaku.

Jika sebelumnya Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Rongre menduga bahwa aksi kejam itu bermotif dendam, namun Sabtu hari ini muncul informarsi baru bahwa latar belakang pembantaian itu adalah perampokan.

Kerabat Anom Subekti, mengungkap fakta baru terkait pembunuhan sadis tersebut. Orang terdekat almarhum, seorang Dalang Ki Sigit Ariyanto menduga korban bersama keluarganya dibunuh bukan karena dendam. Karena uang tunai belasan juta rupiah dan dua ponsel milik para korban juga hilang.

“Sehari setelah kejadian, anak korban tidak menemukan uang pembayaran pelunasan pembelian gamelan, yang sore harinya diterima korban. Dua ponsel milik korban dan istrinya juga hilang, hanya menyisakan satu ponsel milik anaknya,” ungkap Sigit kepada media, Sabtu (6/2).

Sigit mengungkapkan sebelum malam kejadian, yakni Rabu (4/2/2021) lalu sekitar pukul 16.30 WIB, almarhum Anom Subekti, menerima uang pembayaran pelunasan pembelian gamelan secara cash senilai Rp 15 juta.

“Korban Anom Subekti menerima uang pembayaran pelunasan pembelian gamelan secara cash Rp 15 juta sekitar pukul 16.30 WIB dan hari itu juga korban memberikan uang kepada anaknya sebanyak Rp 1 juta. Sehingga uang Rp 14 Juta masih di simpan korban,” jelasnya.

Sigit menambahkan, pihaknya menduga korban dibunuh bukan karena dendam tapi karena unsur pidana pencurian dan pembunuhan.

Sementara itu setelah melakukan pemeriksaan oleh lima orang saksi, Polisi sudah menemukan sejumlah bukti mengarah ke pelaku termasuk temuan sidik jari di lokasi kejadian. (Daryono-tie)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + 15 =

Back to top button