Berita UtamaKesehatan

KLB Covid-19 di Sukoharjo Diperpanjang Lagi sampai 18 Februari

SUKOHARJO, detakjateng- Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona Sukoharjo kembali diperpanjang hingga 28 Februari. Perpanjangan ini merupakan kali kedelapan sejak mulai ditetapkan 23 Maret 2020 lalu. 

Perpanjangan tertuang dalam SK Bupati Sukoharjo Nomor 440/78 Tahun 2021. Perpanjangan dilakukan dengan pertimbangan angka kejadian kasus positif corona masih menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi.

“Perpanjangan KLB ali ini merupakan perpanjangan kedelapan terhitung mulai 1-28 Februari 2021,” kata Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, Senin (1/2).

Lebih lanjut Bupati meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona segera mengambil langkah lanjutan penanganan untuk menekan kasus positif virus corona. Disisi lain, masyarakat juga diimbau memberikan dukungan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona, ujarnya, Pemkab Sukoharjo melakukan penerapan disiplin prokes dan penegakan hukum. Dengan perpanjangan status KLB tersebut, otomatis kebijakan mengenai aturan-aturan tetap diberlakukan di Sukoharjo, seperti ditempat kerja, sekolah, pelaku usah, dan juga kegiatan hajatan.

Selain perpanjangan KLB tersebut, saat ini Sukoharjo juga masih menjalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan PPKM pertama dilakukan 11-25 Januari 2020 dan diperpanjang mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021. PPKM sendiri diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona di Sukoharjo.

Dasar penerapan perpanjangan PPKM sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 2 tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM sebagai pengendalian penyebaran virus corona. Pemkab Sukoharjo meminta kepada semua pihak untuk mendukung program pemerintah pusat menerapkan perpanjangan PPKM sebagai bagian dari usaha mencegah penyebaran Covid-19.

Seperti diketahui, saat ini kasus positif corona di Sukoharjo sudah mencapai 3.973 kasus. dari jumlah tersebut, 3.232 kasus sembuh dan 250 orang meninggal dunia. Saat ini, masih terdapat 491 kasus positif corona aktif yang terdiri dari 309 orang menjalani isolasi mandiri dan 182 orang rawat inap di rumah sakit. (FarraYumna-tie)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + 20 =

Back to top button