Berita UtamaHukum, Kriminal Dan Militer

Ngaku Bisa Gandakan Uang, Warga Kulon Progo Ditangkap Polisi

KULON PROGO, detakjateng -Jajaran Reskrim Polres Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengungkap kasus penipuan bermodus penggandaan uang. Seorang laki-laki berusia 28 tahun asal Pedukuhan Kalidengan, Kaluraha  Kalidengen, Kapanewon Temon namum berdomisili di  Pedukuhan Temonan, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates berinisial TM diamankan.

Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu Nengah Jeffry mengatakan bila korban atas aksi penipuan ini ialah Amrita Kristianing Sutrisno (35), warga Semarang, Jawa Tengah yang berdomisili di Gamping, Sleman. Kasus ini diungkap polisi pada Selasa (2/2/2021) kemarin.

Penipuan ini bermula ketika korban membuka salah satu halaman grup pada sosial media Facebook bernama ‘Jejak Pesugihan Tanah Jawa’. Berawal dari hal itu, korban mendapatkan informasi adanya pesugihan di wilayah Yogyakarta.

“Korban kemudian menjalin komunikasi dengan admin halaman facebook tersebut. Admin diduga menggunakan akun samaran bernama Siti Komariah. Admin akun memberikan informasi bila di Kulon Progo ada dukun yang bisa menarik dan menggandakan uang,” kata Jeffry, Rabu (3/2/2021).

Setelah mendapatkan informasi dan kontak dukun yang dimaksud, korban dan suaminya kemudian menuju Kulon Progo pada 6 Januari 2021 kemarin. Korban dan suaminya kemudian bertemu dengan pelaku dan meminta tolong untuk menggandakan uang miliknya.

“Pelaku meminta syarat sebotol mibyak Biroworojo seharga Rp 4 juta sebagai syarat dimulainya ritual penarikan uang. Korban dan suaminya percaya sehingga memberikan uang tunai senilai Rp 4 juta kepada pelaku,” imbuh Jeffry.

Pelaku meminta korban menyiapkan tiga buah kardus bekas sebagai sarana menarik uang dalam ritual. Namun setelah menjalankan ritual beberapa kali tanpa hasil, korban merasa ditipu. Korban kemudian melaporkan penipuan ini kepada Polres Kulon Progo.

“Pelaku diamankan di kediamannya di Bendungan beserta sejumlah barang bukti. Di antaranya minyak wangi dalam botol kecil, serta tiga kardus karton bekas rokok. Pelaku akan diproses sesuai Pasal 378 KUHP tentang penipuan,” kata Jeffry.(Jati Asmoro-tie)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 2 =

Back to top button