Wisata Dan Kuliner

Pelaku Wisata Desa Karangrejo Borobudur Ikuti Inkubasi Pariwisata

MAGELANG, detakjateng – Sejumlah pelaku wisata dari Desa Karangrejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, berlatih membuat konten media digital. Konten media ini akan digunakan untuk memperkenalkan Desa Karangrejo menjadi desa wisata.

Ketua Komunitas Milenial Pelaku Wisata Desa Karangrejo, Fitnasih Cemplon mengatakan, para pelaku wisata ingin sekali memperkenalkan potensi yang dimiliki desa Karangrejo melalui konten digital.

Karena itu, beberapa pelaku wisata yang terdiri dari anak muda dan ibu rumah tangga muda pun mengikuti inkubasi yang digagas Mnews StartUp Media Digital dan cinQimin Podcast. 

“Sebelum inkubasi, kita beberapa kali melakukan brainstorming bersama Mnews dan cinQimin Podcast. Hal itu dilakukan untuk melihat kondisi sekarang seperti apa dan apa yang perlu dicarikan solusi,” kata Cemplon panggilan akrabnya di sela-sela kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Cafe Karangrejo, Senin (1/2/2021).

Menurutnya, para pelaku wisata Karangrejo butuh ruang untuk belajar penggunaan tehnologi informasi. Mulai dari riset pasar, membuat rencana bisnis, road map yang tentu butuh proses untuk adaptasi. Inkubasi ini hanya diikuti peserta terbatas, karena masih dalam situasi Pandemi Covid-19. Peserta  terdiri dari pemuda dan juga ibu rumah tangga.

Founder dan CEO Mnews Startup Media Digital, Sholahuddin Al-Ahmadi, mengatakan kegiatan ini membantu para generasi milenial di Desa Karangrejo, Borobudur yang konsen pada bisnis pariwisata. Mereka adalah warga setempat yang baru membangun bisnis pariwisata. “Kita bantu bagaimana merumuskan bisnis secara terstruktur dan pemasaran melalui digital marketing”, tuturnya.

Menurut Sholahudin, inkubasi ini istilah yang biasa digunakan oleh start up atau usaha rintisan. Dengan menggunakan berbagai model dan metode juga pendekatan pendampingan oleh tenant atau mentor. 

“Pariwisata dan industri kreatif itu menuntut inovasi dan kreatifitas tinggi sehingga generasi milenial ini juga butuh road map setahun kedepan hingga sepuluh tahun mendatang,’ ‘katanya. 

Dikatakannya, Desa Karangrejo selain berada di Kawasan Candi Borobudur yang merupakan Destinasi Super Prioritas, di desa ini juga memiliki destinasi yang cukup terkenal yaitu Punthuk Setumbu. Sebuah bukit yang bisa melihat nirwana Candi Borobudur yang berbalut kabut di pagi hari di saat mata hari terbit. 

Sholahuddin tidak ingin pemuda-pemuda desa dan pelaku wisata di sini  hanya jadi penonton keramaian. Namun bergandeng tangan bersama Mnews meningkatkan kapasitas sebagai pelaku wisata khususnya dibidang digital planner dan adopsi market wisata.

Inkubasi ini akan dilaksanakan bertahap hingga Apri. Hari pertama peserta sudah diberi pemahaman tentang membuat konten sekaligus praktek. (Watie/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + four =

Back to top button