Berita UtamaHukum, Kriminal Dan Militer

Polres Klaten Ungkap Kasus Begal Spesialis Perempuan

KLATEN,detakjateng-Kepolisian Resor (Polres) Klaten berhasil mengungkap kasus begal dengan sasaran khusus perempuan di wilayah setempat.

Pelakunya adalah GAS (27) asal Sobayan, warga Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten. Dari tersangka begal spesialis perempuan juga disita alat bukti berupa sebuah sepeda motor dan kaos hitam yang digunakan dalam aksi kejahatan.

“Tersangka  mencari sasaran dan memilih wanita yang melintas di jalan sepi sekitar areal persawahan. Pencurian dengan pemberatan (Curat) sebagaimana dilakukan tersangka diancam pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana Sembilan tahun penjara”, kata Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu, Jumat (12/2)

Tersangka GAS, lanjut AKBP Edy Suranta Sitepu yang didampingi Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Adriansyah Rithas Hasibuan, dalam pemeriksaan mengaku melakukan curat dengan sasaran perempuan dua kali di Delanggu dan Karangdowo. D

ari dua kasus tadi  baru kejadian di Karangdowo yang dilaporkan dan terjadi pada 21 Januari 2021 dengan pelapor sekaligus korban Tri S (52) penduduk Tambak kecamatan setempat. Dari laporan korban dan pengakuan tersangka, aksi pembegalan terjadi di jalan di wilayah Desa Tambak Kecamatan Karangdowo sekitar jam 02.15 dinihari.

Ketika itu tersangka mengendarai sepedamotor dan melintas di ruas jalan yang sekitarnya merupakan areal persawahan serta melihat didepannya ada sepedamotor dengan pengendara perempuan. Mengetahui ada sasaran tersangka menendang sepeda motor korban yang berjalan searah hingga terjatuh.

Mengetahui sasaran terjatuh, tersangka segera menyeret korban ke persawahan. Di sisi lain korban yang belakangan diketahui sebagai Tri S  melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong.

Perlawanan korban menjadikan tersangka memukul wajah sasaran . Tak hanya itu GAS juga menendang korban hingga terjerembab di lahan persawahan.

Mengetahui korbannya tidak berdaya, tersangka segera meninggalkan lokasi setelah terlebih dahulu menguras harta korban berupa dompet warna biru berisi satu unit handphone dan uang tunai Rp 1.350.000,-. 

“Korban melaporkan kasusnya ke pihak berwajib sehingga kasusnya berhasil diungkap oleh polisi”, terang Kapolres Klaten.

Secara terpisah tersangka GAS kepada polisi mengaku tindak kejahatan yang dilakukan bertujuan mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Diakui pula sasaran yang dipilih adalah perempuan. (Bagus-tie)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 − 4 =

Back to top button