Berita UtamaKesehatan

Program ‘Jateng di Rumah Saja’, Sektor Esensial dan Pusat Perbelanjaan di Sukoharjo Tetap Buka

SUKOHARJO, detakjateng – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo telah mencetuskan program Gerakan Jateng di Rumah Saja pada 6-7 Februari. Terkait hal itu, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) No 400/334/2021.

Merujuk pada SE tersebut, Jateng di Rumah Saja dilaksanakan oleh semua komponen masyarakat. Kecuali, unsur yang terkait dengan sektor esensial seperti kesehatan, kebencanaan, keagamaan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, logistik dan kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu pasar tradisional, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dadar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Selain sektor esensial tersebut seperti pusat perbelanjaan, mal, toko modern, toko kelontong, rumah makan, PKL dapat beroperasi hingga pukul 20.00 WIB. Khusus untuk rumah makan dan sejenisnya dapat melayani kegiatan pesan antar hingga pukul 21.00 WIB. Dalam pelaksanan program tersebut, dilakukan penutupan Car Free Day, destinasi wisata, tempat hiburan, karaoke, tempat olah raga dan juga penghentian kegiatan olah raga diluar rumah, pembatasan hajatan serta kegiatan lain yang berpotensi kerumunan.

“Masing-masing pasar tradisional dibentuk Posko Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan,” terang Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UKM) Sukoharjo, Sutarmo, Jumat (5/2/2021).

Sutarmo mengatakan, sesuai SE Bupati tersebut, pasar tradisional tetap beroperasi seperti biasa. Meski begitu, aktivitas di pasar tradisional akan mendapat pengawasan lebih ketat mengenai protokol kesehatan. Selain itu, juga dilakukan penyemprotan disinfektan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19. (FarraYumna/TR).

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + 3 =

Back to top button