Hukum, Kriminal Dan Militer

Sidang Perdana Perbuatan Melawan Hukum Karyawan BRI Banjarnegara Dijadwalkan 17 Februari

BANJARNEGARA, detakjateng – Setelah mendaftarkan gugatan perdata dengan no 3/Pdt.G/2021/PN.Bnr di PN Banjarnegara secara E Court, Sidang perdana terkait dugaan penggelapan dana nasabah BRI segera dilaksanakan.

Kepada wartawan, penasehat hukum penggugat Nanang Sugiri SH mengatakan, pihaknya sudah mendapat jadwal. ” Dari pengadilan memberikan jadwal, tanggal 17 Februari 2021 Pukul 09.00,” terangnya, Selasa (09/02).

Sebelumnya Nanang Sugiri SH mendaftar gugatan ke PN Banjarnegara pada 5 Februari 2021 lalu secara E Court. Kliennya yakni M Supriyanto diwakili putranya Adie Bastian menggugat BRI Banjarnegara senilai Rp 6 milyar.

Kliennya merasa dirugikan, karena sudah mengangsur pinjaman di BRI namun belakangan diketahui jika angsuran yang disetor tidak masuk sistem.

Saat itu M Supriyanto meminjam dana ke BRI dengan sistem rekening koran.  Total nilai pinjaman Rp 1 milyar, yang bersangkutan hanya menggunakan sebagian, selain itu nasabah juga sudah membayar beban bunga dan pinjaman pokok. Rupanya salah satu mantri yang melayani nasabah tersebut menyalah gunakan angsuran tersebut.

Nanang menambahkan  Tergugat 1 yakni  BRI Banjarnegara, tergugat 2 Andon warga Sigaluh Banjarnegara, selaku karyawan.

Atas kasus tersebut pihak nasabah juga sudah melaporkan ke Polres Banjarnegara. Dengan nomor laporan LP/ B/73/IX/2020/ JATENG/ RES BNA Tanggal 22 September 2020. Saat ini pelaku sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka, namun keberadaannya tidak diketahui hingga ditetapkan menjadi DPO.

Hal itu tertuang dalam Surat pemberitahuan perkembangan penyidikan, tanggal 25 Januari 2021.
Surat ditandatangani oleh kasat Reskrim Donna Briadi SIK tersebut dengan nomor : B / 09/I/2021/ Reskrim.

Dalam surat tersebut dijelaskan, bahwa terkait laporan tersebut saat ini ditangani oleh unit satu reserse kriminal Polres Banjarnegara.

Kasatreskrim Kasat Reskrim Polres  Banjarnegara Iptu Donna Briadi SIK membenarkan, penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan telah meningkatkan status dari saksi menjadi tersangka terhadap Andon. 

” Selain itu Polres Banjarnegara juga telah melakukan gelar perkara. Sehubungan dengan keberadaan pelaku belum diketahui, pihak polres Banjarnegara juga menerbitkan daftar pencarian orang ( DPO),” ujar Kasatreakrim (Ana Nuran/pti)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 2 =

Back to top button