Pemerintahan

Terima SK Setelah Nunggu Dua Tahun, P3K Solo Sujud Syukur

SOLO, detakjateng- Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) melakukan sujud syukur di depan Pendapi Gede Kompleks Balaikota Solo setelah mereka menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pegawai, Rabu (3/2/2021). 

Hal tersebut dilakukan sebagai wujud syukur karena setelah menunggu selama dua tahun tanpa kejelasan, akhirnya SK yang mereka nantikan turun juga. Bahkan saking lamanya, satu calon P3K sudah meninggal dunia sebelum menerima SK yang ditunggu. 

Salah seorang P3K yang melakukan aksi sujud syukur, Anastasia Ratna mengaku lega dan sangat bersyukur akhirnya keinginan diangkat menjadi pegawai pemerintah terkabul. Ia sendiri telah melakoni profesi sebagai guru hononer di SMPN 9 Solo selama 20 tahun terakhir. 

“Kami ini mayoritas merupakan pegawai honorer K2 yang sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun. Karena usia kami tidak memungkinkan menjadi CPNS, maka harapan kami satu-satunyanya ya P3K ini. Dan saya sangat bersyukur akhirnya terima SK juga,” ujarnya saat ditemui Balaikota Solo.

Ia mengaku, untuk menjadi P3K bukan hal yang mudah, sebab mereka juga harus menjalani tes masuk layaknya CPNS. Ditambah setelah dinyatakan lolos pun, SK yang dinanti tak kunjung turun. “Benar-benar berkat dari Tuhan, karena penantian kami sangat lama. Semoga menjadi berkah buat kita semua dan keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Solo, Nur Haryani mengatakan dari 60 Calon P3K, satu orang terpaksa dibatalkan karena meninggal dunia Januari lalu. Sehingga total yang mendapatkan SK pengangkatan sebanyak 59 orang. 

“Dengan rincian guru 53 orang, penyuluh pertanian 6 orang dan satu orang dibatalkan karena meninggal dunia bulan Januari 2021. Mereka tetapkan sejak 30 Desember 2020 dan diangkat sebagai P3K per 1 Januari 2021 dengan kontrak paling lama 5 tahun. Dan dapat diperpanjang memperhatikan masa pensiun.  Adapun teknis penggajian dibayarkan setelah penandatanganan kontrak dan melaksanakan tugas STMT. Per 3 Februari 2021,” paparnya. (Putri/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × three =

Back to top button