Pojok Ngingu

Ternak Sapi dan Potensi Pupuk Organik KT Maju Makmur 2 Desa Tunjungmuli

PURBALINGGA, detakjateng – Kelompok Tani (KT) Maju Makmur 2 Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol merupakan salah satu KT yang mengembangbiakan sapi jenis kawin silang sapi lokal dan sapi brahman. Berdiri sejak tahun 2017, KT Maju Makmur 2 mendapat bantuan dari pemerintah berupa uang sebesar Rp 175 juta yang dibelanjakan 10 ekor sapi senilai Rp 100 juta.

“Kemudian untuk pembuatan kandang Rp 25 juta, pembelian kendaraan roda tiga senilai Rp 25 juta dan pembelian pencacah rumput seharga Rp 25 juta,” kata Sekretaris KT Maju Makmur 2, Hamdani pada detakjateng, Kamis (4/2).

Ia menjelaskan KT Maju Makmur 2 menyewa tanah bengkok seluas tiga per empat hektar dimana seperempat hektar untuk kandang dan setengah hektar untuk lahan rumput sebagai pakan sapi. Terdapat 24 ekor sapi yang terdiri dari 18 ekor hasil pengembangbiakkan bantuan sapi pemerintah dan 6 ekor sapi milik anggota yang dititipkan di sana.

“Walaupun belum mendapatkan hasil yang maksimal dan kami baru memproduksi kotoran sapi, tetapi kami cukup puas melihat sapi-sapi yang gemuk dan sapi betina yang sedang bunting,” ungkapnya.

Selain ternak sapi, Hamdani menerangkan KT Maju Makmur 2 juga mengelola kotoran sapi menjadi pupuk organik. Kotoran sapi yang diolah menjadi pupuk organik bisa mencapai 1 kuintal yang selanjutnya dijual kepada masyarakat seharga Rp 500 per kg.

“Semenjak pandemi covid-19 melanda sampai saat ini kotoran belum kami olah menjadi pupuk organik,” terang Hamdani.

Menurutnya, sebagian anggota KT Maju Makmur 2 takut terpapar covid-19 karena bergelut dengan kotoran sapi yang baunya cukup menyengat. Di samping itu, tempat pengolahan pupuk yang terbatas dan menjadi satu dengan kantor.

“Jadi untuk sementara produksi pupuk organik kami hentikan. Kami memfokuskan pada pengembangbiakan sapi di KT Maju Makmur 2,” ujarnya.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Karangmoncol, Sapto Suhardiyo mengatakan melihat perkembangan sapi yang memiliki keuntungan yang sangat bagus, KT Maju Makmur 2 akan diberikan lagi bantuan sapi sebanyak 20 ekor sapi oleh Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga. KT Maju Makmur 2 rencananya akan membangun kandang permanen yang diharapkan lebih kokoh dan tahan lama dibanding kandang semi permanen.

“Pemkab Purbalingga dalam hal ini terus berupaya mendorong dan mendukung peternak sapi di KT Maju Makmur 2 Desa Tunjungmuli untuk mengembangkan peternakan sapi,” kata Sapto.

Ia berharap peternakan sapi di Desa Tunjungmuli bisa terus berkembang sehingga bisa membantu menopang perekonomian masyarakat sekitar. Bahkan dari kotoran sapinya pun dapat dijadikan sebagai tambahan penghasilan, meskipun saat ini terkendala pandemi covid-19.

“Semoga bisa digairahkan kembali terkait dengan pengelolaan sapi, pupuk organik yang merupakan salah satu keuntungan dari KT Maju Makmur bisa kembali dikelola dengan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” pungkasnya. (Lilian Kiki Triwulan/an)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 − six =

Back to top button