Hukum, Kriminal Dan Militer

Wabup, Proses Sesuai Hukum Pelaku Penimbun Pupuk Bersubsidi

BLORA, detakjateng. Penggrebekan 14 ton lebih pupuk subsidi yang ditimbun di gudang salah satu warga Desa Gabusan, Kecamatan Jati pada hari Rabu (10/2) kemarin oleh jajaran Polres Blora, mendapat perhatian dari Wakil bupati Blora, Arif Rohman. Bupati terpilih tersebut mengapresasi kinerja kepolisian yang berhasil membongkar aktivitas terlarang tersebut. 
“Kami apresiasi keberhasilan Polres Blora membongkar kasus penimbunan Pupuk Subsidi sebanyak 14 ton lebih, kemarin. Semoga bisa diproses sesuai aturan hukum,” kata Arif, Kamis (11/2). 
Pihaknya prihatin adanya oknum yang tega menimbun pupuk ditengah kelangkaan yang terjadi. “Kami turut prihatin, ketika para petani sedang kesusahan kok ya masih ada yang tega menimbun pupuk agar terjadi kelangkaan sehingga bisa menjual dengan harga tinggi,” ucapnya. 
Menyikapi hal ini, pihaknya mengaku akan melakukan beberapa langkah agar kondisi kelangkaan pupuk tidak terjadi lagi seperti sekarang.
“Insha Allah kedepan kita akan lakukan pembentukan Satgas Pupuk Subsidi kerjasama dengan Polres Blora dan beberapa stakeholder terkait untuk mengawal pupuk subsidi. Kemudian memperbaiki data pengajuan kuota pupuk subsidi. Tidak hanya petani sawah, namun petani lahan hutan juga harus diberi akses,” paparnya. 

Untuk diketahui jajaran Polres Blora kemarin menangkap terduga penimbun pupuk bersubsidi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yakni Ngadiman, warga Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Blora, yang menimbun 299 karung pupuk yang total beratnya mencapai 14,95 ton dalam gudang miliknya.


“Yang diamankan berupa 200 zak pupuk bersubsidi jenis Phonska, 35 zak pupuk bersubsidi jenis TSA atau SP36, kemudian 63 zak pupuk bersubsidi jenis urea,” kata Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, Rabu (10/2). (Ramananda/an)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 2 =

Back to top button