Hukum, Kriminal Dan Militer

Jelang Paskah, Polresta Patroli K9 di Gereja Maria Regina

SOLO, detakjateng- Dua hari menjelang Hari Raya Paskah, Polresta Solo melakukan patroli K-9 di Gereja Maria Regina Purbowardayan, Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Jebres, Rabu sore (31/3/2021). Anjing pelacak yang diterjunkan pun melakukan pemeriksaan menyeluruh di area luar gereja. 

Pantauan di lapangan, satu ekor anjing pelacak bersama petugas mengitari bangunan utama gereja untuk memeriksa jikalau ada barang-barang yang mencurigakan. Mulai dari halaman depan, samping barat, belakang, samping timur hingga kembali ke halaman depan. 

Sedangkan di bagian dalam gereja yang akan digunakan untuk Misa Paskah, petugas dari Satuan Sabhara memeriksa dengan menggunakan metal detector. Hasilnya, tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan maupun berbahaya. 

Kabag Ops Polresta Solo, Kompol I Ketut Sukarda mengatakan, patroli K-9 tersebut merupakan kegiatan rutin yang digelar menjelang pelaksanaan ibadah sebagai salah satu upaya menjaga agar Kota Solo tetap kondusif. 

“Jadi kegiatan ini rutin setiap menjelang kegiatan ibadah, baik Natal maupun Paskah. Dimana selalu kita awali dengan sterilisasi sebelum kita serahkan kepada petugas yang diterjunkan untuk pengamanan selama ibadah berlangsung,” ujarnya.

Terkait penerjunan unit anjing pelacak atau K-9, Sukarda mengatakan, tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada barang-barang yang mencurigakan, khususnya yang berbahaya seperti bahan peledak. Mengingat, anjing pelacak yang diterjunkan memiliki kualifikasi bahan peledak (handak).

“Hari ini hanya satu gereja ini, karena hanya di sini yang melakukan ibadah Rabu malam ini. Sedangkan untuk 16 gereja lainnya akan kita lakukan pemeriksaan bersama Tim Gegana Jibom Brimob Polda Jateng Kamis besok,” katanya.

Ia menambahkan, setelah sterilisasi, maka selanjutnya penjagaan akan diserahkan kepada petugas gabungan yang disiagakan. Baik dari TNI maupun Polri yang semuanya akan dilengkapi dengan senjata. “Untuk gereja besar dengan jamaah maksimal 1.000 orang kita terjunkan 16 sampai 18 personel yang siaga 24 jam sampai ibadah selesai. Harapannya Solo akan tetap kondusif,” ucap Sukarda. (Putri/AN)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 20 =

Back to top button