Peristiwa

Kali Pusur Klaten Meluap, Dua Gazebo Milik Rivermoon Lenyap Disapu Banjir

KLATEN, detakjateng – Dipicu meluapnya Kali Pusur di Dusun Pusur Desa Karanglo Kacamatan Polanharjo, Klaten mengakibatkan kerugian sarana pada tempat wisata dan pendidikan di wilayah setempat. Rivermoon Pusur demikian tempat wisata dan pendidikan disebut terakhir harus kehilangan dua diantara 10 Gazebo yang terletak dibantaran sungai lenyap akibat tersapu air bah.

“Dua Gazebo milik kami yang terletak di bantaran Kali Pusur rusak tak bisa diperbaiki. Namun kejadian meluapnya air sungai tak sampai menimbulkan korban jiwa”, ungkap pemilik Rivermoon Pusur Sarjono (45), Senin (8/3).

Sarjono ketika ditemui di tempat usahanya menuturkan, kejadian meluapnya air Kali Pusur berlangsung sehari sebelumnya sekitar pukul 16.00. Beberapa saat sebelumnya, sudah diperoleh informasi karyawan yang ditempatkan di bagian hulu sungai dan menyebutkan  akan berlangsung luapan air di aliran Kali Pusur. Informasi yang masuk segera ditindaklanjuti dengan meminta  ratusan pengunjung yang berada di bantaran sungai untuk naik ke lokasi wisata diatasnya. Demikian halnya seluruh karyawan Rivermoon memindahkan puluhan peralatan tubing seperti ban mobil dan jaket pelampung yang semula terletak di bantaran sungai.

Tak lama kemudian munculah air bah dengan arus cukup deras melintas di kali Pusur yang terletak. Ketinggian air di bantaran dengat tem;at usaha kami mencapai sekitar 80 CM dengan arus sangat kuat. Dikatakan kuat karena arus yang ada menerjang dua Gazebo dan menghanyutkannya. “Hilangnya dua Gazebo mengakibatkan kerugian sekitar Rp 10 juta”, tutur Sarjono.

Pada bagian lain Sarjono juga mengatakan luapan aliran air Kali Pusur yang demikian besar merupakan kejadian 10 tahun sekali. Saya katakan demikian, karena saya warga Pusur. Untuk itulah pihaknya langsung memerintah seluruh pengunjung  yang ada di bantaran naik ke tempat lebih tinggi begitu mengetahui akan datangnya air bah” terangnya seraya mengatakan, saat air bah muncul  tempat rekreasi setempat tengah dikunjungi sekitar 300 pengunjung. Air bah surut dengan sendirinya sekitar dua jam kemudian.

Pada kesempatan berbeda, kehadiran air bah di Kali Pusur juga dikatakan Joko warga Ploso Desa Polanharjo. Dikemukakan, air bah yang muncul  tak sampai merusak sarana dilingkungannya. “Yang mengalami kerusakan hanya ditempat rekreasi Rivermoon Pusur,”  katanya. (Bagus/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 6 =

Back to top button