Ekonomi

Rencana Revitalisasi Pelabuhan Mangkrak Oleh Kementerian Disambut Baik Pemkab

KULON PROGO, detakjateng – Rencana revitalisasi Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarta di Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta disambut baik oleh sejumlah pihak. Termasuk di antaranya ialah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo.

Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati berharap bila rencana revitalisasi pelabuhan ini bisa segera direalisasikan. Terlebih, sejak selesai dibangun pada tahun 2003 lalu, pelabuhan ini mangkrak hingga sejumlah sarana dan prasararana serta infrastruktur mengalami kerusakan.

Kendati begitu, politisi wanita dari partai banteng bermoncong putih ini juga mengimbau agar kajian yang dilakukan dalam tahapan revitalisasi dilakukan secara hati-hati. Pasalnya, kondisi laut selatan baik dari ombak maupun embusan angin dinilai lebih ganas dan berbeda.

“Siapapun yang mengkaji, baik pemerintah provinsi maupun pusat harus harus hati-hati harus tahu persis kondisi gelombang laut selatan,” ujar Akhid, Minggu (14/03/2021).

Seperti diketahui, hingga saat ini permasalahan terkait tingginya ombak yang menjadi kendala bagi kapal-kapal agar bisa sandar masih belum bisa teratasi. Padahal upaya memecah ombak dengan jetty serta puluhan pemecah ombak telah dilakukan, namun tetap saja dinilai tidak signifikan mengurangi ganasnya ombak laut selatan.

Terpisah, Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana berharap revitalisasi Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarta membuka harapan untuk meningkatkan taraf perekonomian warga setempat. Setelah direvitalisasi, pelabuhan itu bisa disulap menjadi kawasan pengolahan hasil perikanan serta tempat pelelangan ikan.

“Ketika aktif harapannya bisa segera bermanfaat bagi masyarakat, dari segi nelayan mungkin bisa dijadikan tempat pengemasan ikan nantinya. Kemudian dalam waktu dekat apabila dioperasikan kapal-kapal kecil mungkin bisa bersandar dan dropping logistik,” ujar Fajar.

Secara umum, lanjut Fajar, Pemkab Kulon Progo akan mengikuti rencana apapun yang disusun oleh kementerian guna mendukung rencana revitalisasi pelabuhan. Termasuk upaya yang akan dipilih untuk membuat kapal bisa bersandar di pelabuhan yang mangkrak selama hampir puluhan tahun tersebut.

“Kami dari Pemkab Kulon Progo pada prinsipnya dan apapun keputusannya, apakah menambah panjang breakwater atau manajemen sedimentasi akan ngikut aja,” ujar Fajar.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarta pada Jumat (12/03) kemarin. Kedua kementerian ini sama-sama menggandeng perguruan tinggi sebagai tahapan sebelum revitalisasi dilakukan. (Jati Asmoro/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six + thirteen =

Back to top button