Wisata Dan Kuliner

Sejumlah Gunung Purba di Kulon Progo Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata

KULON PROGO – detakjateng, Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta berencana melakukan pengembangan kawasan warisan geologi yang tersebar di gugusan perbukitan Menoreh. Sejumlah gunung purba dan gua di Kulon Progo menjadi sasaran agenda ini.

Kepala Dinpar Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan bila pihaknya memproyeksikan setidaknya ada tiga gunung purba di Kulon Progo yang akan dipoles dan dikembangkan. Ketiganya ialah Gunung Ijo dan Gunung Gajah di Kapanewon Kokap serta Gunung
Kendhil di Kapanewon Samigaluh.

“Sedangkan untuk gua yang akan kami kembangkan adalah Gua Kiskendho di Kapanewon Girimulyo dan Gua Sriti di Kapanewon Samigaluh,” kata Joko Mursito, Selasa (30/03/2021).

Adapun pengembangan yang akan dilakukan oleh Dinpar Kulon Progo yakni dengan membikin panggung geowisata. Rencana ini sebelumnya telah dikaji oleh sejumlah akademisi. Proses pengkajian juga mempertimbangkan tampak alami masing-masing warisan geologi, baik berupa kaldera raksasa gunung api purba dan gua berkarakteristik unik.

“Ini menjadi sebuah kesempatan yang baik untuk membranding Kulon Progo dengan predikat destinasi wisata purba dunia,” imbuh Joko Mursito.

Lebih lanjut, Joko menyatakan saat ini pihaknya juga tengah bersiap untuk menyambut Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda) di tahun 2021-2025. Salah satu yang sudah disiapkan yakni program Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) Suroloyo-Sendangsono.

Dijelaskan, dalam program tersebut wilayah Suroloyo hingga Sendangsono rencananya akan dikembangkan menjadi wisata bertema budaya alam pegunungan dan desa wisata bersegmen wisatawan minat khusus. Pihaknya juga akan menyiapkan tema besar, sehingga harapannya Kulon Progo bisa memiliki destinasi wisata budaya kelas dunia.

“Kami akan membuat tema besar, karena Riparda berbunyi pariwisata kolaboratif berbasis budaya kelas dunia. Sedangkan hingga saat ini kami belum punya destinasi wisata budaya tersebut,” ungkap Joko.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kulon Progo, Istana mengatakan, perkembangan destinasi wisata di Kulon Progo saat ini terbilang sangat pesat. Pasalnya, trend pariwisata dari wisata alam dari gugusan perbukitan hingga garis pantai sudah bergeser menjadi  jenis-jenis wisata budaya, kuliner, pertanian, edukasi dan jenis-jenis wisata paket yang unik serta spesifik.

Istana juga mengapresiasi program Dinpar Kulon Progo yang melakukan langkah pembenahan luar biasa terhadap Gua Kiskendo. Seperti diketahui, Gua Kiskendho diproyeksikan menjadi destinasi wisata unggulan dan bisa menarik wisatawan untuk datang.

“Langkah tersebut patut diacungi jempol, karena berani memulai dengan kerja sinergi dengan OPD lain, masyarakat, pengusaha, UMKM dan pihak terkait,” ujarnya. (Jati Asmoro/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + sixteen =

Back to top button