Berita UtamaHukum, Kriminal Dan Militer

Disamarkan Bawa Telur, Pengiriman Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai

SEMARANG, detakjateng – Kanwil Bea Cukai Jateng DIY kembali menggagalkan upaya peredaran rokok tanpa pita cukai (polos) jaringan Jawa -Sumatera, setelah mengamankan truk jenis Mitsubishi FE74S di Jalan Raya Pantura No. 203, Mentosari, Gringsing, Kab. Batang, Jawa Tengah.

Sopir berinisial GK dan kernetnya WH tidak dapat menunjukkan dokumen pengangkutan saat ditanya petugas dan mengaku hanya dibayar Rp5 Juta untuk mengangkut telur ayam, telur puyuh dan paket yang tidak diketahui isinya. “Saya tidak tahu persis isi paket itu, yang saya tahu hanya diminta membawa telur puyuh, telur ayam kampung dan paket yang nggak tau apa isinya”, pengakuan GK kepada petugas saat mengetahui isi paket ternyata rokok polos.

Dari hasil pencacahan didapati bahwa GK mengangkut 41 karton rokok polos dengan jumlah 704.000 batang. Rokok tersebut berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek dengan nilai barang mencapai Rp718 Juta. Potensi kerugian negara yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp471 juta yang terdiri atas Cukai, PPN HT dan Pajak Rokok.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Moch Arif Setijo Nugroho mengungkapkan kronologis kejadiannya. “Mulanya kami mendapat informasi intelijen terkait dugaan pengiriman rokok illegal dengan truk berciri tertentu. Kami langsung bergerak melakukan penelusuran di ruas jalan Tol Semarang Batang dan Jalur Pantura Semarang-Batang. Sekira pukul 20.00, kami mendapati truk dimaksud dan melakukan pengejaran dan penghentian serta pemeriksaan sarana pengankut”, jelas Arif sebagaimana dirilis oleh Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

“Pelaku peredaran rokok polos ini sengaja mengelabuhi petugas dengan menyembunyikan rokok di bawah muatan telur sebagai modusnya. Saat ini barang hasil penindakan beserta sopir dan kernet dibawa ke kantor untuk pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut”, tambah Arif.

Selama periode 1 Januari 2021 s.d. 21 April 2021 ini, Bea Cukai Jateng DIY telah mengemankan 16,89 Juta batang rokok ilegal, dengan nilai mencapai Rp17,13 Milyar. Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp11,15 Milyar.

Arif menegaskan bahwa terhadap pelaku peredaran rokok illegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, dimana setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. (*/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × two =

Back to top button