Hukum, Kriminal Dan Militer

Spesialis Jambret Dibekuk Polres Klaten

KLATEN, detakjateng – Melakukan  penjambretan di hari Jumat, itu yang dilakukan SN (32) di ruas jalan Jatinom- Penggung Kabupaten Klaten, Resedivis asal Kencon Kab. Jember Jawa Timur ini kini harus meringkuk di tahanan Polres Klaten. Tersangka sudah delapan kali melakukan penjambretan.

“Seluruh korban penjambretan adalah perempuan yang mengendarai motor dan menaruh barang berharga semisal dompet  ataupun telepon selular (Ponsel) di dashboard sepedamotor”, terang Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Karanganom Iptu Pol. P Haryono dalam keterangan pers di Mapolres setempat, Jumat (9/4).

Iptu Pol P Haryono didampingi Subaghumas Polres  Klaten Iptu Pol Nahrowi mengatakan, penangkapan terhadap tersangka yang selama ini tinggal di wilayah Jatinom Klaten  sehubungan adanya dua laporan penjambretan dari Dwi Andriyani (34) warga Jatinom  dan E. Sri Rahayu penduduk  Karanganom Kab Klaten.

Kedua korban secara bergantian menjadi sasaran penjambretan pada hari Jumat tanggal 19 Maret dan 2 April 2021 saat melintas di ruas jalan antara Jatinom Penggung. Penjambretan mengakibatkan kedua korban masing masing kehilangan HP ataupun surat  surat lainnya dengan nilai kerugian  antara Rp 2 juta sampai denganRp  2,3 juta .

Dalam melakukan aksinya, tersangka SN membuntuti calon korbannya dengan mengendarai sepedamotor . Ketika memasuki daerah yang sepi pengguna jalan, tersangka memepet korban yang mengendarai motor dan langsung mengambil paksa harta berharga yang ditempatkan di dashboard motor.

Usai mendapatkan barang jarahan , tersangka langsung kabur. Kejadiannya segera dilaporkan korban kepada polisi. Berdasar ciri ciri  yang dikenali, polisi berhasil menangkap SN serta menyita barang bukti diantaranya  berupa sejumlah ponsel , sepedamotor yang digunakan tersangka melakukan kejahatan. “Tersangka dijerat pasal 362 KUHP  Jo pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara”, terang Kapolsek Karanganom Iptu Pol P Haryono.

Pada bagian lain keterangannya Kapolsek Karanganom menambahkan, dari pengakuan tersangka  yang bersangkutan sudah melakukan penjambretan sebanyak delapan kali di wilayah Klaten. Masing masing tiga kasus di  wilayah Karanganom,  Empat kasus di wilayah Jatinom dan satu kasus di Kota Klaten. Dari delapan kasus tadi baru dua yang dilaporkan ke polisi.

“Sesuai pengakuan, uang hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Yang unik yakni  tindak kejahatan tersangka berlangsung  hari Jumat pada sekitar jam 16.00”, tambahnya sembari mengatakan SN  merupakan residivis dan pernah menjalani hukuman di Boyolali ytahun 2013. (Bagus/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − seven =

Back to top button