Pemerintahan

Ulama Berperan Strategis dalam Tiap Kebijakan

PURWOREJO, detakjateng-Para ulama dalam kedudukannya sebagai pemimpin informal di tengah masyarakat sangat berperan untuk memperkokoh sendi-sendi etika, moral dan spiritual kehidupan berbangsa dan bernegara. Para ulama tidak saja berperan menjaga moral bangsa dan etika keberagamaan, tetapi sekaligus berfungsi untuk mencerahkan, mencerdaskan, dan membimbing umat dengan ajaran dan nilai-nilai Islam. 

Bupati Purworejo, Agus Bastian menyampaikan hal tersebut saat menghadiri halaqah ulama Kabupaten Purworejo menyambut Bulan Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah di Griya Siola, Kelurahan Pangenrejo, Kecamatan/Kabupaten Purworejo.

“Peran ulama juga sangat strategis dalam membangun karakter bangsa, sehingga dalam dunia semaju apa pun, peran dan tanggung jawab ulama tidak akan pernah tergantikan. Peran para alim ulama dalam menjaga keseimbangan proses pembangunan, baik fisik maupun moral yang sangat pesat belakangan ini mutlak diperlukan,” kata Agus Bastian.

Jika peran ulama diabaikan, maka pembangunan mental masyarakat tidak memiliki arah yang jelas. Karena mereka akan cenderung mengutamakan hawa nafsunya. Keterlibatan ulama sangat dibutuhkan, bukan hanya sebagai pelengkap tapi menjadi bagian utama dari seluruh kebijakan.

Politisi Partai Demokrat itu berharap agar  para ulama selalu menjadi mitra pemerintah, dengan mendukung program-program pemerintah yang membawa  kemaslahatan masyarakat luas. Dukungan tersebut  antara lain dapat dilakukan melalui penggalangan potensi umat Islam untuk berperan aktif dalam pembangunan SDM, sehingga visi menuju Purworejo Berdaya Saing 2025 dapat terwujud. 

Dalam kesempatan itu, Bastian mengingatkan, Bulan Ramadan tahun ini masih dalam situasi pandemi.  “Saya berharap pelaksanaan ibadah nantinya bisa berjalan lancar dan optimal, tentunya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” harapnya. 

Tak lupa, bupati juga meminta bantuan para ulama untuk terus mengingatkan dan memotivasi masyarakat, agar senantiasa menjaga  kesehatan dan ikut berkontribusi dalam upaya menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang belum juga usai. 

“Saya juga mohon dukungan dalam pelaksanaan  vaksinasi covid-19 yang masih terus dilakukan oleh pemerintah. Saya percaya, dengan dukungan para ulama, program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 akan bisa terlaksana, tanpa mengurangi hakikat dan kekusyukan ibadah di bulan suci Ramadhan,” pungkasnya. (NING)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 2 =

Back to top button