Hukum, Kriminal Dan Militer

Berkas Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Rembang Diserahkan ke Kejari

REMBANG, detakjateng – Berkas kasus pembunuhan sadis dengan empat korban tewas di Desa Turusgede, Rembang Kota, dengan tersangka tunggal Sumani (44), warga Dusun Pandak, Desa Pragu, Kecamatan Sulang, Rembang, dilimpahkan oleh polres ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat Senin, (17/5-2921). 

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Bambang Sugito mengaku lega akhirnya berkas kasus tersebut dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum. “Plong rasanya mas, tinggal menunggu proses peradilan, “ kata Bambang Sugito.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Rembang, Eko Hartoyo membenarkan berkas pemeriksaan kasus yang menjerat Sumani, memang sempat dikembalikan kepada penyidik Polres untuk dilengkapi.

Setelah dicek oleh jaksa peneliti, akhirnya lengkap atau P 21. Kemudian polisi menyerahkan tersangka maupun barang bukti kepada jaksa. Kini kewenangan dan tanggung jawab beralih di jaksa penuntut umum. Menurut Eko, Jaksa akan melakukan penahanan selama 20 hari kedepan.

Eko Hartoyo menambahkan tersangka Sumani dititipkan penahanannya ke Rutan Rembang. Ia berharap ada ruangan khusus untuk tersangka, supaya lebih mudah pengawasannya. Mengingat bobot kasus Sumani tergolong perlu pengawasan ketat.

“Perlu pengawasan ekstra di dalam, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami sudah koordinasikan dengan Rutan, “ ungkap Eko.

Nantinya berkas kasus Sumani akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Rembang, dakam waktu dekat. Tahap berikutnya, tinggal menunggu jadwal persidangan.

“Administrasinya kita bereskan dulu, kemungkinan besar dalam 20 hari ini, semoga nggak perlu ada perpanjangan, “ imbuhnya.

Ditanya apakah kelak sidang secara tatap muka atau online, menurut Eko Hartoyo akan digelar online melalui aplikasi zoom, karena masih situasi pandemi Covid-19. Jaksa penuntut umum berada di kantor Kejaksaan Negeri, terdakwa di dalam Rutan, sedangkan saksi dan majelis hakim di ruang sidang Pengadilan Negeri.

Seperti diketahui, Sumani menjadi tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan 4 orang sekeluarga, meliputi seniman Ki Anom Subekti, isteri, anak dan cucunya. Seluruh korban ditemukan tergeletak di dalam rumah sekaligus Padepokan Seni Ongko Joyo, tanggal 4 Februari 2021 lalu.

Motif pelaku menguasai harta benda korban, namun sudah direncanakan. Sumani dijerat pasal pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati. (Daryono/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − 1 =

Back to top button