Berita UtamaEkonomi

Citilink Layani Rute Penerbangan Purbalingga Tujuan Surabaya dan Jakarta PP

PURBALINGGA, detakjateng – Maskapai penerbangan Citilink Indonesia berencana membuka rute penerbangan domestik tujuan Purbalingga. Citilink sebagai lini usaha Low Cost Carrier  (LCC) atau maskapai bertarif hemat akan membuka rute Halim Perdana Kusuma Jakarta (HLP) – Purbalingga (PWL), dan Purbalingga – Surabaya (SUB) pulang pergi. Penerbangan perdana komersial akan dimulai 3 Juni 2021 dari maupun tujuan bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga.

Branch Office Purbalingga PT Citilink Indonesia, Muhamad Mulyanudin mengungkapkan, pada 1 Juni 2021 lusa, Citilink akan melakukan proving flight dari Surabaya menuju Purbalingga pulang pergi dengan pesawat ATR 72-600/PK-GJT dengan flight number QG 1856/QG 1857. Sebelumnya, proving flight untuk rute Halim Perdana Kusuma Jakarta – Purbalingga telah diujicoba pada 1 April 2021 lalu.

“Untuk proving flight dari bandara Juanda Surabaya menuju bandara JB Soedirman Purbalingga, kami telah memberitahukan kepada PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara JBS,” kata Muhammad Mulyanudin, Minggu (30/5/2021).

Mulyanudin mengungkapkan, pihaknya sangat optimis  peluang pasar rute domestik dari dan menuju bandara JBS. Hal ini terlihat dari penjualan tiket untuk penerbangan komersial perdana tanggal 3 Juni 2021 dari Halim Perdana Kusuma Jakarta ke Purbalingga pulang pergi. “Tiket dari Halim Jakarta ke Purbalingga sudah terjual 28 tiket, dan dari Purbalingga ke Halim 27 tiket. Atau penjualan hampir 50 persen.  Kami yakin, kedepan penerbangan domestik ini akan bagus pasarnya,” ujar Mulyanudin.

Mulyanudin mengungkapkan, rute penerbangan Purbalingga-Jakarta Halim Perdana Kusuma dan Purbalingga-Surabaya seminggu dua kali, pada hari Kamis dan Sabtu. Rute Surabaya-Purbalingga pukul 09.30-11.05 WIB, Purbalingga-Jakarta pukul 11.50-13.10 WIB, Jakarta-Purbalingga pukul 13.40-14.50 WIB dan Purbalingga-Surabaya pukul 15.15-16.50 WIB. Kisaran harga tiket  dari Purbalingga pada rate Rp 450 ribu-an, sedang dari Surabaya atau Jakarta pada kisaran Rp 510 ribu-an.

“Apabila animo pasar tinggi, kami tidak menutup kemungkinan frekuensi rute penerbangan akan ditambah, tidak hanya pada hari Kamis dan Sabtu saja” ujar Muhamad Mulyanudin.

Secara terpisah Vice President Operation Planning Control & Support Citilink, Joko Suprapto mengatakan, Citilink pada tahun 2021 ini akan melakukan penambahan 5 pesawat ATR 72-600 guna mengoptimalkan pangsa pasar rute penerbangan domestik. Anak usaha PT Garuda Indonesia ini, sebelumnya telah memiliki 7 unit pesawat ATR 72-600.  “Citilink memang didorong untuk mengoptimalisasikan pangsa pasar rute penerbangan domestik. Fokus tersebut akan didukung penuh oleh tambahan sebanyak 5 feeder pesawat ATR 72-600 pada tahun 2021 ini,” ujarnya. (Pray/AN)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 3 =

Back to top button