Berita Utama

GPK Batal Sweeping Miras dan Praktek Esek Esek

REMBANG, detakjateng – Rencana sweeping Miras dan praktek esek-esek yang akan dilakukan Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kabupaten Rembang, Minggu malam (2/5/2021) batal. Padahal puluhan orang anggota GPK sudah berkumpul.

Aksi GPK batal dicegah DPC PPP yang menaungi GPK . Pelaksana Tugas Ketua DPC PPP Kabupaten Rembang, Zaimul Umam mengatakan, sweeping tidak dibenarkan secara hukum.

Kalau ada keluhan maupun saran, sebaiknya disampaikan kepada pihak yang nerwenang, seperti Satpol PP dan Polres, agar ditindaklanjuti. Ia juga khawatir kalau GPK tetap nekat melakukan sweeping, rawan memicu benturan dengan kelompok lain.

“Kami minta tidak melakukan sweeping. Serahkan sepenuhnya kepada polisi dan Satpol PP, biar ditindaklanjuti, “ tandas Gus Umam.

Umam tidak.menpik bahwa saat ini merebak kafe dan warung remang-remang menggunakan jasa pemandu karaoke. Diduga praktek penjualan Miras juga masih sering terjadi.

Pertama, ia mempertanyakan apakah mereka sudah mengantongi izin. Kedua, kalaupun berizin, apakah sudah mematuhi peruntukannya sesuai Perda ?

Kalau tidak, pria yang akrab disapa Gus Umam ini mendesak ada tindakan lebih tegas, salah satunya penutupan. Jangan sampai pihak terkait diam saja.

“Kalau ini dibiarkan, imbasnya ke masyarakat. Mohon Satpol PP memetakan bersama perizinan. Nggak berizin ya ditutup saja. Kalau berizin tapi nggak sesuai peruntukan, segera ditindak. Sederhana sebenarnya, “ papar Gus Umam.

Ketua GPK Kabupaten Rembang, Mujib El Muis mengaku resah terhadap kondisi sekarang. Kabupaten Rembang yang dikenal sebagai Kota Santri justru tercemar oleh praktek esek-esek dan Miras. Apalagi bersamaan dengan bulan suci Ramadhan, menurutnya sangat memalukan.

Karena batal sweeping, GPK dalam waktu dekat akan menggelar audiensi dengan pihak-pihak terkait, supaya Perda yang mengatur operasional kafe karaoke semakin diperketat.

“Kami minta pada masa pandemi dan bulan suci Ramadhan ini dulu, semua kafe karaoke berhenti beroperasi. Sambil nantinya kita ingin audiensi, “ paparnya.

Mujib meyakini ikhtiar GPK mendapatkan dukungan dari mayoritas masyarakat, karena mereka sebenarnya juga sudah jenuh dan muak, namun enggan bersuara.

Dihubungi terpisah, Kabag Operasional Polres Rembang, Kompol Moh. Mansyur menegaskan Ormas manapun tidak berhak melakukan sweeping kafe karaoke maupun razia Miras, karena bukan kewenangan mereka.

Namun ia menegaskan polisi akan menyerap menjndaklanjuti semua informasi, untuk terus menekan penyakit masyarakat.

“Tiap malam kami telah menggelar operasi . Barang bukti Miras sudah banyak yang kami amankan, “ tandas Mansyur. (Daryono/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × four =

Back to top button