Ekonomi

Pasar Kertek Jadi Sasaran Swab Antigen dan Bagi Masker, 1 Orang Positif

WONOSOBO, detakjateng – Tim Gugus Tugas Pencgahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonosobo bersama Satgas Kecamatan Kertek menggelar swab antigen secara acak kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Kertek kemarin.

Kabid Pencegahan dan Pengendaliam Penyakit Dinas Kesehatan Wonosobo, Jaelan mengungkapkan, selain melakukan swab antigen, kegiatan ini juga untuk sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung pasar agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Menurutnya pembagian masker juga dilakukan kepada para pengunjung dan pedagang yang tidak memakai masker.

“Swab antigen secara acak kepada para pedagang dan pembeli di pasar ini dilaksanakan dalam rangka percepatan memutus mata rantai penyebaran covid-19 paska lebaran. Sebab beberapa waktu yang lalu aktifitas pasar sangatlah ramai, para pedagang banyak bertemu dengan pembeli yang mengakibatkan kerumunan dipasar,” ungkapnya.

Sehingga sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 paska lebaran, maka maka tim satgas Covid-19 terus melakukan upaya pencegahan salah satunya adalah dengan melakukan swab antigen secara acak di Pasar Kertek.

“Dari 72 orang yang diambil swab antigen secara acak, hasilnya ada 1 orang yang dinyatakan positif. Kepada yang bersangkutan langsung dilakukan pemeriksaan swab PCR. Sambil menunggu hasil kepada yang bersangkutan agar melakukan isolasi mandiri,” jelasnya.

Sementara itu, Batuud Koramil 06/Kertek, Peltu Khoeron menyampaikan, Babinsa dan Babinkamtibmas terus mengajak dan menghimbau kepada para para warga untuk ikut mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saat ini Covid-19 masih ada disekitar kita. Kita semua tidak boleh lengah dan harus waspada. Mari tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Sebab kita semua tidak tahu disekitar kita ada yang terpapar atau tidak. Lebih baik mencegah dari pada mengobatinya,” pungkasnya. (Aris/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × four =

Back to top button