Wisata Dan Kuliner

Tekan Penyebaran Covid, Pantai Dewa Ruci Buka Tutup Bagi Wisatawan

PURWOREJO, detakjateng – Pada saat liburan Hari Raya Idul Fitri 2021, objek Wisata Pantai Dewa Ruci di Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, diberlakukan sistem buka tutup mulai. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi membludaknya pengunjung pantai Dewa Ruci saat libur lebaran.

Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Purworejo Andang Nugerahatara Sutrisno mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Polsek, Koramil dan para relawan di Kecamatan Purwodadi untuk melakukan buka tutup akses jalan ke objek wisata Pantai Dewa Ruci.

“Sistem buka tutup diberlakukan mulai, hari Minggu 16 Mei 2021 kemarin.Kita buka dari pagi sampai pukul 11.00 WIB kemudian setelah jam itu kita tutup. Hal itu dilakukan untuk antisipasi membludaknya pengunjung untuk menekan penyebaran virus Covid-19,” katanya, Selasa (18/05/2021).

Lanjutnya, disampaikan Andang, hal tersebut dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Bupati Purworejo No. 800/3135/2001 tanggal 4 Mei 2021 yang mengatur aktivitas masyarakat selama liburan lebaran tahun 2021. Pemerintah Kabupaten Purworejo telah memutuskan tetap membuka objek wisata yang berada di zona hijau dan zona kuning. 
Sedangkan objek Wisata yang dilarang untuk di buka hanya yang berada di Zona Orange dan Zona Merah dengan pembatasan pengunjung maksimal 30 persen dari kapasitas objek wisata. 

“Untuk pantai Dewa Ruci sendiri tidak masuk zona orange dan merah sehingga memang boleh untuk dibuka. Kemarin dilakukan buka tutup agar kapasitasnya tidak lebih dari 30 persen,” ucapnya.

Disisi lain, Tri Seno Kasi Objek Daya Tarik Wisata Dinparbud Purworejo, mengungkapkan, bahwa selama libur lebaran mulai hari Kamis hingga Sabtu lalu pengunjung pantai Dewa Ruci relatif sedikit. Akan tetapi, kemudian pada hari Minggu terlihat kapasitas sudah hampir mencapai 30 persen maka akses ke pantai ditutup agar tidak melebihi kapasitas.

“Sebelum pandemi paling ramai pernah sampai sepuluh ribuan pengunjung, jadi paling tidak 30 persen itu tiga ribuan, tapi tiga ribuan itu keluar masuk tidak stay dipantainya,” ungkapnya.

Tri Seno menambahkan, akan tetapi untuk objek wisata dibawah Dinparbud lain seperti Goa Seplawan dan objek wisata lainnya tidak dilakukan sistem buka tutup seperti pantai Dewa Ruci. 

“Ya, karena pengunjung pada obj,ek wisata selain pantai Dewa Ruci juga relatif sepi. Namun tidak henti-hentinya yang penting para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 5M,” pungkas Tri Seno. (May/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − eight =

Back to top button