Hukum, Kriminal Dan Militer

Akhiri Masa Jabatan, Kapolres Wonogiri Luncurkan Buku Yanpatdu

Wonogiri, detakjateng- Di akhir masa jabatannya sebagai Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing meluncurkan sebuah buku yang berjudul Layanan Cepat dan Terpadu (Yanpatdu). Acara peluncuran yang berlangsung di Mapolres Wonogiri tersebut dihadiri Wakapolres Kompol Kamiran, segenap PJU, Kapolsek jajaran, dan sejumlah kepala desa.


Kapolres mengatakan, buku Yatpandu Polres Wonogiri ini merupakan bentuk hasil pemikiran dari para jajaran Polres Wonogiri. Mulai dari Kapolres, Wakapolres, Kasat, Kabag dan seluruh Kapolsek di Wonogiri. 


Kegiatan sosial ini juga dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Kegiatan dalam wujud pembagian buku sosialisasi sesuai protokol kesehatan, buku Pelayanan Cepat Terpadu (Yanpatdu) merupakan perjalanan dari Zona Integritas (ZI) dimana kami berjibaku melaksanakan kegiatan manajemen perubahan, Sumber Daya Manusia dan pengawasan,” katanya.


Tobing menyebut, di dalam buku tersebut juga menyinggung soal kegiatan yang dilakukan anggota Polres Wonogiri saat memberikan pelayanan menuju WBK di tengah pandemi Covid-19. Pelayanan di Satlantas, SPKT dan pelayanan lainnya di Polres Wonogiri tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain itu juga juga dituliskan kegiatan bansos, operasi yustisi dan hubungan dengan stakeholder dalam menghadapi pandemi Covid-19.


“Karena masih dalam pandemi, sosialisasi untuk menuju WBBM kami lakukan dengan pembagian buku Yatpandu ini. Jadi, buku ini nanti akan kita bagikan ke desa-desa melalui Bhabinkamtibmas kita agar semua masyarakat lebih tahu, selain itu dengan cara ini biar lebih aman dan efektif,” terangnya.


Kapolres menyampaikan, semangat harus terus berlanjut sampai bisa memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dia mengaku giat tersebut adalah momentun luar bisa.


“Kami berharap lewat sosialiasi tersebut buku bisa dibagikan ke masyarakat sehingga masyarakat mengetahui Polres Wonogiri kini membangun Zona Integritas dan masyarakat ikut mengawasi,” ucapnya.


Sebelumnya, Kapolres telah menulis buku berjudul Bhayangkara di Tapal Batas ketika bertugas di Polres Atambua, Polda Nusa Tenggara Timur sebuah wilayah yang berbatasan dengan Negara Timor Leste. 
Kapolres menambahkan Zona Integritas ditandai dengan peniadaan pungutan liar suap dan gratifikasi.


“Kami berharap bantuan dari semua pihak agar berjalan dengan lancar dan semoga pandemi segera berakhir serta semoga Kabupaten Wonogiri jaya sukses ke depan,” tandasnya. (FarraYumna/Pt)


Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 4 =

Back to top button