Kesehatan

BKD Purworejo Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Dengan Virtual dan Terapakan Prokes Ketat

PURWOREJO, detakjateng.co.id-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan upacara dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021 secara virtual. Upacara diikuti oleh belasan pejabat struktural yang terdapat di BKD Purworejo dengan menggunakan pakaian adat Padinan, tetapi karena masih dalam masa Pademi, kegiatan tersebut dengan diwajibkan semua peserta menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.


Kepala BKD kabupaten Purworejo, Nancy Megawati Hadisusilo mengatakan, upacara dilaksanakan dalam rangka mengikuti intruksi dari Surat Edaran oleh Sekda Purworejo untuk memenuhi undangan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yakni melakukan upacara dalam rangka hari lahir Pancasila, walaupun secara virtual karena masih masa pademi ini.
“Kita mengikuti arahan dari pusat melalui Surat Edaran dari Sekda untuk melakukan upacara secara virtual melalui Zoom Meeting karena keadaan saat ini masih belum memungkinkan untuk upacara seperti biasanya, upacara juga diikuti oleh semua instansi yang ada di Purworejo,” kata Nancy usai kegiatan upacara.


Lanjut Nancy, bahwa upacara diikuti oleh sekitar 15 orang pejabat struktural yang ada di BKD Purworejo dengan menggunakan busana adat Purworejo harian (Padinan).
“Ini sesuai Surat Edaran Sekda, memang diwajibkan untuk memakai pakaian adat padinan dalam mengikuti acara ini,” ungkapnya.


Dijelaskan Nancy, dalam Surat Edaran pada setiap perkantoran dan semua komponen masyarakat diperintahkan untuk mengibarkan bendera merah putih selama satu hari pada hari ini. Selain itu disampaikan Nancy, namun untuk jadwal upacara virtual pada hari ini sempat mengalami perubahan.


“Jadwal semula upacara pada pukul 07.30 WIB, namun kemudian di undur pukul 9.45 WIB, lalu maju lagi pukul menjadi pukul 08.00 WIB,” ujar Nancy.
Namun, diungkapkan Nancy, untuk pelaksanaan upacara, dilakukan di kantor BKD Purworejo, dengan mengikuti semua alur upacara yang disaksikan melalui zoom meeting. Upacara juga dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.


“Karena pelaksanaan, sesuai arahan memang diperintahkan untuk dilakukan di kantor masing-masing instansi. Pelaksanaan juga diwajibkan menerapkan prokes seperti memakai masker, menjaga jarak dan yang lainnya,” pungkas Nancy. (May).

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × two =

Back to top button