Pemerintahan

Kampoeng Digital, Gradasi Wonosobo Siap Percepat Transformasi Digital untuk Masyarakat

WONOSOBO, detakjateng – Sebagai upaya mempercepat transformasi digital untuk masyarakat, termasuk Wonosobo, organisasi penggerak literasi digital Indonesia, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Generasi Digital Indonesia (Gradasi) Wonosobo dengan didukung Kemenkominfo RI membentuk Kampoeng Digital.

Ketua DPC Gradasi Wonosobo, Tri Widodo mengungkapkan, Gradasi bergerak masif se-nusantara berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah dan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo RI), serta melibatkan berbagai komunitas untuk mendukung program tersebut, diantaranya kampoeng digital.

“Dengan adanya program kampoeng digital sebagai wahana edukasi masyarakat bawah yang siap menjadi bagian dari transformasi digital di era industri ini,” ungkap pria asal Dusun Wadas, Desa Bogoran, Kecamatan Sapuran tersebut, Senin (14/06/2021).

Menurutnya, Gradasi bersama Kemenkominfo RI sudah melahirkan ribuan pandu digital dan untuk tahun 2021 ini menargetkan sebanyak 10.000 pandu digital di seluruh Indonesia. Pandu digital ini, katanya, yang akan mendampingi dan melatih masyarakat dalam membentuk kampoeng digital.

“Untuk di Wonosobo di tahun 2021 ini sudah melahirkan sebanyak 14 pandu digital. Kita sudah melakukan kegiatan pemberdayaan kepada 14 pandu digital tersebut, agar mereka menjadi koordinator kampoeng digital di desa masing-masing untuk mendukung transformasi digital di Wonosobo,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo serta pihak swasta untuk bersinergi membangun negeri ini melalui transformasi digital. Selain itu, Gradasi juga mempunyai pendampingan, yaitu dalam sektor UMKM, desa wisata, pendidikan, pertanian dan perikanan.

“Wonosoo ini kan punya potensi wisata yang sangat bagus, sehingga kita kedepan berencana melakukan pendampingan di desa wisata,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Kampoeng Digital Wonosobo, Budiningtiyas mengatakan, bahwa kegiatan pemberdayaan pandu digital sangat berguna bagi masyarakat dalam rangka transformasi digital.

“Maka diperlukan banyak pandu digital agar gerakan literasi digital nasional dapat terwujud. Dukungan dari pemerintah dan swasta sangat diperlukan agar bersinergi membangun negeri ini. Gradasi sendiri mempunyai sektor pendampingan, yaitu UMKM, desa wisata, pendidikan, pertanian dan perikanan,” tandasnya. (Aris/AN)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − 9 =

Back to top button