Kesehatan

Kasus Positif Covid-19 Desa Brenggong Meningkat, Satgas: Jangan Lakukan Perjalanan Keluar Daerah Zona Merah dan Tetap Prokes

PURWOREJO, detakjateng.co.id-Belasan warga Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo, Jawa Tengah terkonfirmasi positif Covid-19. Berdasarkan hasil Swab PCR, sampai tercatat ada 11 orang yang positif, sedangkan 45 orang masih menunggu hasil. Dari jumlah tersebut, yang dirawat ada 4 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL menjelaskan bahwa peningkatan kasus tersebut berasal dari klaster keluarga.

“Pada tanggal 7 Juni, Puskesmas Cangkrep melaporkan bahwa ada peningkatan kasus Covid -9 di Desa Brenggong atas pemeriksaan warga yang sakit pada tanggal 3, 5 dan 7 Juni 2021 sebanyak 11 orang,” katanya, Rabu (09/06/2021).

Tolkha menjelaskan, begitu mendapat laporan dari Puskesmas, Satgas Penanganan Covid 19 Kecamatan Purworejo yang dipimpin Camat Purworejo Sudaryono langsung mengadakan rapat koordinasi. 

“Hasilnya, antara lain segera melakukan inventarisir dan tracing untuk dilakukan tes antigen dan PCR,” ungkapnya.

Diungkapkan Tolkha, selain itu, juga menutup kantor desa agar tidak digunakan kegiatan, karena beberapa perangkat desa termasuk Kades dan Sekdes juga terpapar. Layanan masyarakat sementara dilaksanakan oleh Kasi Pemerintahan di rumahnya dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Pemerintah desa juga menggerakkan Jogotonggo untuk mengurusi warga yang isolasi mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakan Tolkha, meski belasan warga terpapar Covid-19, Pemerintah tidak memberlakukan lockdown di Desa Brenggong.

 “Masyarakat diminta untuk melakukan isolasi mandiri, sedangkan kebutuhan mereka akan disuplai. Bantuan logistik dari Pemerintah Daerah akan mulai didroping hari ini,” jelas Tolkha.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang sifatnya kerumunan. Termasuk tidak melakukan perjalanan ke luar daerah, terutama di daerah zona merah. 

“Protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mempersingkat waktu berkumpul) harus terus kita lakukan, karena kita tidak tahu siapa saja yang membawa virus dan jangan lupa kita juga terus berdoa memohon kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT,” tandasnya. (May/AN)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 14 =

Back to top button