Kesehatan

Layanan Persalinan Puskesmas Ngombol Ditutup, Camat Imbau Warga Patuh 5M

PURWOREJO, detakjateng-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Ngombol, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo terpaksa menutup layanan persalinan akibat covid-19. Tiga tenaga kesehatan mereka terkonfirmasi positif corona. 

Bahkan pengumuman itu pun membuat warganet Kabupaten Purworejo heboh. Layanan persalinan di Puskesmas Ngombol ditutup mulai hari ini, Selasa 8 Juni hingga 13 Juni 2021. “Ada tiga orang tenaga kesehatan pada layanan persalinan Puskesmas Ngombol dari hasil swabnya terkonfirmasi positif covid-19. Untuk sterilisasi makan ruang layanan tersebyt ditutup selama 6 hari. Untuk sementara layanan dipindahkan ke Puskesmas Bragolan, Kecamatan Purwodadi,” terang juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, Tolkha Amaruddin di kantornya, Selasa (8/6).

Ketiga nakes yang terkonfirmasi covid-19 sebemarnya sudah memperoleh vaksin. Tapi memang, orang yang sudah divaksin bukan berarti kebal akan virus yang pertama kali berasal dafi Wuhan, Tiongkok itu. “Jika orang yang sudah divaksin terkonfirmasi positif covid-19, gejalanya akan lebih ringan daripada orang yang belum divaksin. Ia juga masih bisa menularkan (carier) virus pada orang lain,” jelas Tolkha yang juga Dirut RSUD RAA Tjokronegoro Purworejo ini. 

Sementara itu, Camat Ngombol, Nurfiana ketika dihubungi wartawan membenarkan bahwa, layanan  persalinan UPT Puskesmas di wilayahnya ditutup sementara. Untuk pelayanan lain masih berjalan seperti biasa. “Hanya layanan persalinan yang ditutup selama 6 hari untuk disterilkan. Dari informasi, ada yang memiliki riwayat perjalanan luar kota, ada yang riwayat menerima tamu dari luar kota dan ada yang riwayat suaminya kerja di luar kota,” kata Nurfi melalui pesan singkat.

Petugas kesehatan juga telah melakukan tracking terhadap 9 orang karyawan Puskesmas yang merupakan kontak erat pasien positif serta keluarga terkonfirmasi telah dilakukan tes swab. “Saya minta masyarakat patuh pada protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran dan aturan pemerintah. Laksanakan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas),” imbau Nurfi.

Sebagai bentuk antisipasi dan langkah cepat Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Ngombol adalah dengan mengetatkan PPKM mikro dengan memaksimalkan Jogo Tonggo dan Satgas Covid-19 di tingkat desa. (Nurul Retno M/AN).


Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × three =

Back to top button