Berita UtamaKesehatan

Polisi dan TNI Patroli Pastikan Pelaksanaan Prokes di Desa Brenggong Purworejo

PURWOREJO, detakjateng – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo tak hentu-hentinya  melakukan patroli himbauan terhafap warga Desa Brenggong, Kecamatan/Kabupaten Purworejo yang tengah menjalani isolasi mandiri. Seperti yang dilakukan oleh Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito beserta PJU Polres yang  berkeliling masuk ke desa tersebut Jumat siang (11/6).

Dengan menggunakan mobil, mereka masuk ke jalan-jalan desa sambil mengimbau agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan. Beberapa kali Kapolres yangbjuga didampingi oleh Camat Purworejo, Sudaryono berhenti di rumah warga yang positif covid-19 untuk memberikan dukungan moral supaya lekas sembuh.”Kami memberikan tulisan isolasi mandiri pada rumah-rumah yang penghuninya terkonfirmasi positif covid-19. Satgas Jogo Tonggo juga diaktifkan agar mengawasi tetangga mereka yang sedang isolasi,” kata Kapolres AKBP Rizal Marito. 

Selain Marito, hadir pula Komandan Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Lukman Hakim serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), dr Sudarmi.Marito menambhakan bahwa, Satgas covid-19 telah melakukan pengetatan kegiatan terhadap warga Desa Brenggong. “Tiap hari akan kami pantau untuk pendisiplinan masyarakat terutama yang sedang  isoman. Warga kami imbau untuk patuh prokes. Segala bentuk aktivitas masyarakat, yang memunculkan keramaian akan kami tutup. Alhamdulillah, sejak setelah tanggal 9 Juni belum ada penambahan warga yang positif, inilah gunanya pengetatan kegiatan,” terang Marito.

Untuk keperluan logistik dan keperluan harian lain seperti perlengkapan mandi juga sudah tersedia. Pemkab melaluo Dinas Sosial juga telah membuka dapur umum yang menyediakan makan  bagi warga yang sedang isoman. Dandim Letkol Inf Lukman Hakim menambahkan, akan ada tim gabungan patroli dan akan tindak melakukan tindak di tempat jika ada yang melanggar prokes. “Kami pasang pamflet secara masif Alhamdulillah sampai sekarang warga patuh dan disiplin sehingga penyebaran virus bisa ditekan,” jelas Dandim.

Segala bentuk kegiatan masyarakat seperti hajatan atau giat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan dilarang. “Warga yang sedang isoman jika ketahuan keluarnya akan kami suruh masuk lagi. Jadi harus benar-benar taat. Kami juga memasang portal di dua jalan masuk desa sehingga orang yang keluar masuk terdata,” pungkas Dandim. (Nurul Retno M/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + 15 =

Back to top button