Kesehatan

Prosentase BOR Tinggi, Pemkab Siapkan Isolasi Terpusat Jika Kondisi Sangat Darurat


PURWOREJO,detakjateng-Pemerintah Kabupaten Purworejo menyiapkan berbagai upaya usai terjadi kenaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dalam satu minggu terakhir. Bahkan menurut data, BOR (bed occupancy ratio) atau ketersedian tempat tidur di rumah sakit rujukan saat ini telah mencapai 62,86 persen dari sebelumnya pada minggu lalu hanya 29,41 persen.

“Dari 140 ketersedian tempat tidur, saat ini telah terisi oleh 88 pasien. Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan, tetapi dalam keadaan ini kita harus tetap tenang namun dapat terus melangkah dan melakukan berbagai upaya yang diperlukan demi menyelamatkan warga masyarakat,” kata Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM dalam Rakor Satgas Covid-19 bersama Forkopimda di Ruang Bagelen Setda Purworejo, Kamis (17/6/2021).

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM menjelaskan jika disemua daerah saat ini memang mengalami kenaikan yang sama, bahkan terdapat varian baru Covid-19 yakni varian Delta B1617 yang perlu diwaspadai karena menular lebih cepat.

Trend terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo memang mengalami peningkatan, salah satunya terjadinya banyak kasus terkonfirmasi positif di Desa Brenggong. 

“Upaya untuk menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 ini sangat berbahaya memang tidak mudah. Mereka diminta untuk isolasi saja masih menawar. Akhirnya kita mengeluarkan kebijakan isolasi dirumah bagi yang tidak bergejala,” terangnya.Dirinya berharap dengan kebijakan Pemkab untuk melakukan isolasi mandiri dirumah bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, dapat mengatasi semua kasus dengan baik. 

Namun demikian, Pemkab juga telah menyiapkan beberapa tempat untuk dilakukan isolasi terpusat jika memang terjadi lonjakan kasus yang besar atau kondisi sangat darurat. Namun sebelumnya, pihaknya juga akan menyiapkan tempat isolasi terpusat ditingkat kecamatan.“Tempat isolasi terpusat di kecamatan tetap harus disiapkan, karena kita tidak ingin meledak seperti Kudus. Jika nantinya terjadi lonjakan kasus yang sangat besar, kita sudah siap dengan fasilitas isolasi terpusat,” tandasnya.

Dinas Kesehatan juga diminta untuk memaksimalkan vaksinasi. Karena ditengah trend peningkatan kasus Covid-19, dengan vaksinasi diharapkan dapat segera tercapai herd immunity atau kekebelan imunitas ditengah masyarakat. Dengan Herd immunity diharapkan bisa melindungi masyarakat dari kesakitan dan kematian akibat Covid-19.“Kita ingin berupaya dengan sebagai cara, apapun akan kita lakukan semaksimal mungkin karena tugas kita adalah melindungi warga masyarakat,” pungkasnya.(Nurul Retno M)
.


Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − 9 =

Back to top button