Kesehatan

Warga Isolasi Mandiri di Rumah, Dengan Ditempeli Stiker

PURWOREJO, detakjateng.co.id-Semula isolasi terpusat akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Purworejo setelah terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 sejumlah 79 orang di Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo/Purworejo, Jawa Tengah. Namun, karena warga desa tersebut menolak maka isolasi terpusat tidak diberlakukan dan warga melakukan isolasi mandiri dengan ditempeli stiker bertuliskan isolasi mandiri.

Salah satu perangkat Desa Brenggong, Maryono (51), yang terpapar positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri dirumahnya mengatakan, bahwa dirinya sudah melakukan isolasi mandiri selama 11 hari. Menurutnya isolasi mandiri dirumah dinilai lebih nyaman dibandingkan isolasi terpusat di rumah sakit. 

“Yang jelas lebih bebas di rumah kalau mau tidur dan sebagainya yang penting tetap di rumah saja tidak keluar-keluar,” katanya saat diwawancarai dari jauh, Senin (14/06/2021).

Lanjutnya, diceritakan Maryono, saat ini dirinya tidak merasakan gejala apa-apa hanya saja pada awalnya dirinya merasa demam dan sedikit batuk. Dirinya isolasi mandiri di rumah bersama 3 orang keluarganya yang lain yang juga terkonfirmasi positif covid-19. Sesuai instruksi isolasi mandiri akan selesai pada 22 Juni 2021 mendatang.

“Sementara suplai makanan pokok masih dan lainnya sangat tercukupi,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa pengawasan dari Pemda dilakukan secara ketat untuk memastikan warga yang terpapar tetap melakukan isolasi mandiri dirumahi masing-masing. 

Hal itu diungkapkan Bupati Purworejo Agus Bastian saat digelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 yang dipimpin Bupati Purworejo Agus Bastian dan dihadiri Forkopimda beserta pejabat terkait di RSUD Tjitrowardojo, Kamis (10/06) kemarin.

Menurut Bupati, hingga saat, warga yang telah di swab sebanyak 113 orang. Positif 79 orang, 3 meninggal, 2 dirawat, 74 OTG dan negatif 4 orang. Masih menunggu hasil swab sebanyak 30 orang. Kurang lebih terdapat 46 rumah yang terdapat warga terpapar.

Pemkab bersama jajaran Polres dan Kodim 0708, juga telah melaksanakan penyemprotan desinfektan di seputar kota Purworejo hingga ke Desa Brenggong.Pemkab juga didirikan dapur umum, guna memenuhi kebutuhan pangan bagi warga terpapar termasuk bagi keluarga yang turut isolasi mandiri. 

“Semoga kasus Brenggong dapat dijadikan pelajaran agar tetap waspada dengan adanya virus covid-19. Dan tidak henti-hentinya kami meminta masyarakat untuk tidak bosan terus menerapkan prokes 5M, agar memutus rantai virus yang belum ditemukan obatnya ini,” kata Bupati. (May).

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six + eighteen =

Back to top button