Berita UtamaPeristiwa

Cuci Jeroan, Seorang Santri Tewas Terseret Ombak Laut.

REMBANG, detakjateng – Nasib nahas menimpa seorang santri di Sarang Rembang. Santri asal Tuban Jatim berusia sekitar 16 tahun tersebut meninggal dunia, usai mencuci jeroan daging qurban, akibat terseret ombak di pantai Desa Karangmangu, Sarang, Selasa siang kemarin. 

Korban ditemukan Rabu (21/7) siang oleh nelayan dalam keadaan meninggal dunia sekitar satu kilo meter dari lokasi kejadian.

Informasi di TKP menyebutkan, korban semula mencuci jeroan daging qurban bersama rekan-rekannya. Usai mencuci daging jeroan, korban mandi di pantai,. Namun sial, korban tergulung ombak. Ketika akan ditolong, semakin menjauh.

Petugas gabungan yang menerima laporan, langsung menggelar pencarian dengan menggunakan perahu karet. Pencarian dihentikan Selasa petang dan dilanjutkan Rabu pagi.

Sekira siang, ada nelayan menemukan korban terapung, berjarak sekira 1 kilo meter dari bibir pantai.

Setelah itu, petugas TNI Angkatan Laut Rembang menyusul ke lokasi, untuk mengevakuasi jenazah korban.

Sertu Sutrisno, seorang petugas TNI AL mengatakan, posisi kaki korban tersangkut jaring, sehingga jaring harus diputus dulu.

“Jaring kita potong, lalu korban bisa kami angkat ke atas perahu karet. Ombaknya memang agak besar, tapi korban tidak terlalu jauh dari TKP tenggelam, “ terangnya.

Koordinator Lapangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Budi Sulistyawan menjelaskan, semula penyisiran difokuskan ke arah barat laut, karena pergerakan arus air dari timur ke barat.

“Alhamdulilah korban sudah ditemukan. Tadi Tim SAR bantuan juga datang ke sini. Namun karena korban sudah ketemu, sehingga kembali ke posko masing-masing, “ kata Budi.

Dari hasil pengecekan Tim SAR gabungan, kondisi pinggir pantai Sarang terdapat cukup banyak titik-titik palung. Meski berada di pinggir, namun tergolong cukup dalam. Apalagi jika ombak sedang pasang.

Atas kondisi itu, warga yang mandi di pantai dihimbau lebih waspada. (Daryono/Pt)

Lainnya

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − fourteen =

Back to top button